Penyakit Gondongan (Mumps atau Parotitis)

Badan panas, makan kurang, lemas, rewel …….. itu hanya sebagian gejala yang dialami oleh anakku sofia ….. sedih rasanya.

Mama nya juga sempet panik musti di gimanain nih ?

Terang saja aku nanya ke dr …. yang katanya cuman panas akibat adanya peradangan …… nanti juga kalau radangnya sembuh, panasnya turun sendiri.

Tetapi setelah hari ke 2-3 harinya muncul benjolan dibawah dagu diatas leher ……… panasnya mulai sedikit turun.

Mungkinkah ini penyakit Gondongan ? ……. dari referensi yang aku baca emang ada kemiripan antara penyakit gondongan dan gejala yang dialami sama anakku

Berikut petikan tentang penyakit gondongan

Penyakit Gondongan (Mumps atau Parotitis) adalah suatu penyakit menular dimana sesorang terinfeksi oleh virus (Paramyxovirus) yang menyerang kelenjar ludah (kelenjar parotis) di antara telinga dan rahang sehingga menyebabkan pembengkakan pada leher bagian atas atau pipi bagian bawah.

Penyakit gondongan tersebar di seluruh dunia dan dapat timbul secara endemic atau epidemik, Gangguan ini cenderung menyerang anak-anak yang berumur 2-12 tahun. Pada orang dewasa, infeksi ini bisa menyerang testis (buah zakar), sistem saraf pusat, pankreas, prostat, payudara dan organ lainnya.

Adapun mereka yang beresiko besar untuk menderita atau tertular penyakit ini adalah mereka yang menggunakan atau mengkonsumsi obat-obatan tertentu untuk menekan hormon kelenjar tiroid dan mereka yang kekurangan zat Iodium dalam tubuh.

  • Penularan Penyakit Gondongan
  • Penyakit Gondong (Mumps atau Parotitis) penyebaran virus dapat ditularkan melalui kontak langsung, percikan ludah, bahan muntah, mungkin dengan urin. Virus dapat ditemukan dalam urin dari hari pertama sampai hari keempat belas setelah terjadi pembesaran kelenjar.

    Penyakit gondongan sangat jarang ditemukan pada anak yang berumur kurang dari 2 tahun, hal tersebut karena umumnya mereka masih memiliki atau dilindungi oleh anti bodi yang baik. Seseorang yang pernah menderita penyakit gondongan, maka dia akan memiliki kekebalan seumur hidupnya.

  • Tanda dan Gejala Penyakit Gondongan
  • Tidak semua orang yang terinfeksi oleh virus Paramyxovirus mengalami keluhan, bahkan sekitar 30-40% penderita tidak menunjukkan tanda-tanda sakit (subclinical). Namun demikian mereka sama dengan penderita lainnya yang mengalami keluhan, yaitu dapat menjadi sumber penularan penyakit tersebut.

    Masa tunas (masa inkubasi) penyakit Gondong sekitar 12-24 hari dengan rata-rata 17-18 hari. Adapun tanda dan gejala yang timbul setelah terinfeksi dan berkembangnya masa tunas dapat digambarkan sebagai berikut :

    1. Pada tahap awal (1-2 hari) penderita Gondong mengalami gejala: demam (suhu badan 38.5 – 40 derajat celcius), sakit kepala, nyeri otot, kehilangan nafsu makan, nyeri rahang bagian belakang saat mengunyah dan adakalanya disertai kaku rahang (sulit membuka mulut).
    2. Selanjutnya terjadi pembengkakan kelenjar di bawah telinga (parotis) yang diawali dengan pembengkakan salah satu sisi kelenjar kemudian kedua kelenjar mengalami pembengkakan.
    3. Pembengkakan biasanya berlangsung sekitar 3 hari kemudian berangsur mengempis.
    4. Kadang terjadi pembengkakan pada kelenjar di bawah rahang (submandibula) dan kelenjar di bawah lidah (sublingual). Pada pria akil balik adalanya terjadi pembengkakan buah zakar (testis) karena penyebaran melalui aliran darah.
  • Diagnosis Penyakit Gondongan (Mumps atau Parotitis)
  • Diagnosis ditegakkan bila jelas ada gejala infeksi parotitis epidemika pada pemeirksaan fisis, termasuk keterangan adanya kontak dengan penderita penyakit gondong (Mumps atau Parotitis) 2-3 minggu sebelumnya. Selain itu adalah dengan tindakan pemeriksaan hasil laboratorium air kencing (urin) dan darah.

  • Pemeriksaan Laboratorium
  • Disamping leucopenia dengan limfosiotsis relative, didapatkan pula kenaikan kadar amylase dengan serum yang mencapai puncaknya setelah satu minggu dan kemudian menjadi normal kembali dalam dua minggu.

    Jika penderita tidak menampakkan pembengkakan kelenjar dibawah telinga, namun tanda dan gejala lainnya mengarah ke penyakit gondongan sehingga meragukan diagnosa. Dokter akan memberikan order untuk dilakukannya pemeriksaan lebih lanjut seperti serum darah. Sekurang-kurang ada 3 uji serum (serologic) untuk membuktikan spesifik mumps antibodies: Complement fixation antibodies (CF), Hemagglutination inhibitor antibodies (HI), Virus neutralizing antibodies (NT).

  • Komplikasi Akibat Penyakit Gondongan
  • Hampir semua anak yang menderita gondongan akan pulih total tanpa penyulit, tetapi kadang gejalanya kembali memburuk setelah sekitar 2 minggu. Keadaan seperti ini dapat menimbulkan komplikasi, dimana virus dapat menyerang organ selain kelenjar liur. Hal tersebut mungkin terjadi terutama jika infeksi terjadi setelah masa pubertas.

    Dibawah ini komplikasi yang dapat terjadi akibat penanganan atau pengobatan yang kurang dini :

    1. Orkitis ; peradangan pada salah satu atau kedua testis. Setelah sembuh, testis yang terkena mungkin akan menciut. Jarang terjadi kerusakan testis yang permanen sehingga terjadi kemandulan.
    2. Ovoritis : peradangan pada salah satu atau kedua indung telus. Timbul nyeri perut yang ringan dan jarang menyebabkan kemandulan.
    3. Ensefalitis atau meningitis : peradangan otak atau selaput otak. Gejalanya berupa sakit kepala, kaku kuduk, mengantuk, koma atau kejang. 5-10% penderita mengalami meningitis dan kebanyakan akan sembuh total. 1 diantara 400-6.000 penderita yang mengalami enserfalitis cenderung mengalami kerusakan otak atau saraf yang permanen, seperti ketulian atau kelumpuhan otot wajah.
    4. Pankreatitis : peradangan pankreas, bisa terjadi pada akhir minggu pertama. Penderita merasakan mual dan muntah disertai nyeri perut. Gejala ini akan menghilang dalam waktu 1 minggu dan penderita akan sembuh total.
    5. Peradangan ginjal bisa menyebabkan penderita mengeluarkan air kemih yang kental dalam jumlah yang banyak
    6. Peradangan sendi bisa menyebabkan nyeri pada satu atau beberapa sendi.
  • Pengobatan Penyakit Gondongan
  • Pengobatan ditujukan untuk mengurangi keluhan (simptomatis) dan istirahat selama penderita panas dan kelenjar (parotis) membengkak. Dapat digunakan obat pereda panas dan nyeri (antipiretik dan analgesik) misalnya Parasetamol dan sejenisnya, Aspirin tidak boleh diberikan kepada anak-anak karena memiliki resiko terjadinya sindroma Reye (Pengaruh aspirin pada anak-anak).

    Pada penderita yang mengalami pembengkakan testis, sebaiknya penderita menjalani istirahat tirah baring ditempat tidur. Rasa nyeri dapat dikurangi dengan melakukan kompres Es pada area testis yang membengkak tersebut. Sedangkan penderita yang mengalami serangan virus apada organ pancreas (pankreatitis), dimana menimbulkan gejala mual dan muntah sebaiknya diberikan cairan melalui infus.

    Pemberian kortikosteroid selama 2-4 hari dan 20 ml convalescent gammaglobulin diperkirakan dapat mencegah terjadinya orkitis. Terhadap virus itu sendiri tidak dapat dipengaruhi oleh anti mikroba, sehingga Pengobatan hanya berorientasi untuk menghilangkan gejala sampai penderita kembali baik dengan sendirinya.

    Penyakit gondongan sebenarnya tergolong dalam “self limiting disease” (penyakit yg sembuh sendiri tanpa diobati). Penderita penyakit gondongan sebaiknya menghindarkan makanan atau minuman yang sifatnya asam supaya nyeri tidak bertambah parah, diberikan diet makanan cair dan lunak.

    Jika pada jaman dahulu penderita gondongan diberikan blau (warna biru untuk mencuci pakaian), sebenarnya itu secara klinis tidak ada hubungannya. Kemungkinan besar hanya agar anak yang terkena penyakit Gondongan ini malu jika main keluar dengan wajah belepotan blau, sehingga harapannya anak tersebut istirahat dirumah yang cukup untuk membantu proses kesembuhan.

  • Pencegahan Penyakit Gondongan (Mumps/Parotitis)
  • Pemberian vaksinasi gondongan merupakan bagian dari imunisasi rutin pada masa kanak-kanak, yaitu imunisasi MMR (mumps, morbili, rubela) yang diberikan melalui injeksi pada usia 15 bulan.

    Imunisasi MMR dapat juga diberikan kepada remaja dan orang dewasa yang belum menderita Gondong. Pemberian imunisasi ini tidak menimbulkan efek apanas atau gejala lainnya. Cukup mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar Iodium, dapat mengurangi resiko terkena serangan penyakit gondongan.



    Yang terkena biasanya adalah kelenjar parotis, yaitu kelenjar ludah yang terletak diantara telinga dan rahang. Pada orang dewasa, infeksi ini bisa menyerang testis (buah zakar), sistem saraf pusat, pankreas, prostat, payudara dan organ lainnya, Masa inkubasi adalah 14-24 hari.

    Pengobatan:
    Pengobatan pasien gondongan sebenarnya tidak begitu spesifik seperti halnya infeksi virus yang lain. Pengobatan hanya untuk menghilangkan gejala. Diharapkan penyakit ini akan sembuh sendiri selama 3 sampai 4 hari.

    Ada beberapa tanaman obat yang biasa digunakan untuk mengurangi demam dan mempercepat penyembuhan penyakit gondongan antara lain :

    1 Tapak Dara,
    Catharantus roseus (L.) G. Don. Perwinkle (Inggris), Chang Chun Hua (Cina); Keminting Cina, Rumput Jalang (Malaysia); Tapak Dara(Indonesia), Kembang Sari Cina (Jawa); Kembang Tembaga Beureum (Sunda);
    Ramuan : Bahan: 1 genggam daun tapakdara, ditumbuk halus lalu ditempelkan pada gondongan.

    2 Daun duduk,
    Desmodium triquetrum [L.] D.C. Genteng cangkeng, ki congcorang, potong kujang,; cen-cen (Sunda), ), daun duduk, sosor bebek, gulu walang,; Gerji,cocor bebek (Jawa). daun duduk (Sumatera); Three-flowered desmodium (Inggris).;

    3 Padi ,
    Oryza Sativa L Pare, pantun, pari, padi (Jawa). pade, rom, r. pedeh, page,; eme, ome, banih, padi, pai, pari, pagri (Sumatera). wanat, ; fasa, alai, ara, fala, hala, ala hutu, ala utu, ala utut, hala,; alac tuwa, pinge, pinye, samasi, bira (Maluku). ame, eme,; pai, pae, bai, ase (Sulawesi). Pare, kekai, parei, bani, ; Parai, parei, pari (Kalimantan). padi, pantu, pantun, pade,; pare, fare, pari, pane, pare ui, hade aik, ale (N.Tenggara).; Reis (Jerman), riz (Perancis), riyst (Belanda), rice (Inggris).;

    4 Jarong,
    Achyranthes aspera Linn. Jarongan, jarong lalaki, daun sangketan, nyarang (jawa).; Sui in sui, sangko hidung (Sulawesi), ; Rai rai, dodinga (Maluku).; Dao kou cao (China).;

    5 Rumput Mutiara,
    Hedyotis corymbosa (L.] Lamk. Rumput siku-siku, bunga telor belungkas (Indonesia); Daun mutiara, rumput mutiara (Jakarta); Katepan, urek-urek polo (Jawa), Pengka (Makasar); Shui xian cao (China).;

    6 Belimbing wuluh,
    Averrhoa bilimbi L. Limeng, selimeng, thlimeng (Aceh), selemeng (Gayo),; Asom, belimbing, balimbingan (Batak), malimbi (Nias),; balimbieng (Minangkabau), belimbing asam (Melayu),; Balimbing (Lampung). calincing, balingbing (Sunda),; Balimbing wuluh (Jawa), bhalingbhing bulu (Madura).; Blingbing buloh (Bali), limbi (Bima), balimbeng (Flores),; Libi (Sawu), belerang (Sangi).;

    7 Kembang Sore,
    Abutilon indicum (L.) Sweet Cemplok (Jawa), Barulau, belalang sumpa (Palembang); Jeuleupa (Aceh), Kembang sore kecil (Maluku),; Gandera ma cupa (Ternate);

    Bagaimana kawan ???? …….. adakah kemiripan antara gejala nya ……  seiringnya waktu aku terus mencoba mengobati anakku dulu

    About these ads

    14 Responses

    1. Tetangga saya ada yg mengalami persis seperti itu,kemudian diperiksakan kebidan,panasny turun.hari ke3,gondongan tsb dikasih blau ma minyak tanah,kemudian kulitny mengelupas,terus bagaimana penanganannya,apa tetep dikasih tapak dara,sosor bebek,dsb.

      • sebenarnya apa sih mampaat dari minyak tanah+blau ??? …. nothink ….. kita ambil yg pasti pasti aja … yg sudah terbukti uji klinisnya ………. ada baiknya kulit yg terkelupas dirawat dan di obati dengan cara yg “BENAR” ……. jangan sampai terjadi infeksi baru …. bisa dikatakan virus adalah suatu kuman penyakit yg tidak ada obatnya sehingga kebanyakan penanggannya hanya berupa mencegah, meningkatkan kualitas hidup seperti makan2an yg bergizi, vitamin, berlingkungan bersih dan sehat …….. hanya dengan cara itu saja virus bisa di hindari …………

        Stop berexperimen dengan ramuan dan obat yg belum terbukti uji klinisnya …. atau dari cerita orang “ah orang lain juga sembuh!” … bisa jadi begitu karena “mungkin” ada faktor ketidaktahuan kita akan mekanisme penyakitnya ….. sehingga bisa di kategorikan “kebetulan” saja …..

        Baca Artikelnya lebih dalam dan coba mengerti … saya yakin anda akan lebih mengerti ..

        terima kasih …

    2. Seems like you are a true pro. Did you study about the matter? *lol*

    3. I really like this post. Thanks for this article, Anyone got any more info about it? I am now your blog’s rss follower. You are now in my bookmarks.

      • i hope u’ll be my friend and keep in touch 4 more info please add comment and reff 2 u’r friend …. once again Thanks

    4. Orang2 dirumah sekarang sudah ada tiga yang tertular, satu anak2 dan 2 lagi dewasa…bagaimana ya cara pencegahannya…apakah ada obatnya yang dapat dibeli. karena memang sudah tidak mungkin lagi kalau vaksinasi

      • Terimakasih telah berkunjung di “rumah” saya ini …

        Cara yang efektif hanya meng-isolasi penderita ke tempat yang nyaman dan jauh dari kerumunan ….
        Kalau Kita senantiasa menjaga kesehatan kita degna makan-makanan bergizi dan meng-konsumsi Multivitamin …
        saya kira sudah cukup untuk memproteksi diri kita dari serangan penyakit apapun.

        Yang Patut diingat adalah cara penularan penyakit tersebut dan cara pengawasan penderita agar cepat sembuh ….

        Semoga penjelasan tersebut bisa lebih membantu ….

    5. wah..thanks udh bantu tugas anbb ku :D

    6. Apa maksud dari seseorang yang pernah mengalami gondongan akan memiliki kekebalan seumur hidupnya? Kekebalan terhadap apa?

      • Terhadap Virus maksudnya …. seperti layaknya cacar air … seseorang hanya terkena sekali seumur hidup karena tubuh sudah diberikan antibody kekebalan terhadap virus tersebut

    7. Nice Info…soalnya sekarang juga lagi kena tuh Virus hehehheeh….moga2 cepet sembuh dalm 2-3 hari ini.

      Thanks for info nya ya.

      • Yang sabar aja … yang penting obatnya trus dimakan dan hindari kontak dengan orang lain .. baik langsung ato pun tidak langsung ….

        Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: