<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Keperawatankita's Blog</title>
	<atom:link href="http://keperawatankita.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keperawatankita.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Jan 2012 15:51:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='keperawatankita.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Keperawatankita's Blog</title>
		<link>http://keperawatankita.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://keperawatankita.wordpress.com/osd.xml" title="Keperawatankita&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://keperawatankita.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pneumonia &#8230; dari definisi sampai downloads E-Book nya</title>
		<link>http://keperawatankita.wordpress.com/2012/01/09/pneumonia-dari-definisi-sampai-downloads-e-book-nya/</link>
		<comments>http://keperawatankita.wordpress.com/2012/01/09/pneumonia-dari-definisi-sampai-downloads-e-book-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 15:44:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keperawatankita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makalah Dan Ebook Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[E-book]]></category>
		<category><![CDATA[Pneumonia]]></category>
		<category><![CDATA[Pneumonia Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pneumonia Atipik]]></category>
		<category><![CDATA[Pneumonia Bakteri Gram Negatif]]></category>
		<category><![CDATA[Pneumonia Jamur]]></category>
		<category><![CDATA[Pneumonia Karena HI]]></category>
		<category><![CDATA[Pneumonia Pneumokistik]]></category>
		<category><![CDATA[Pneumonia Pneumokokus]]></category>
		<category><![CDATA[Pneumonia Virus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://keperawatankita.wordpress.com/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[DEFINISI Pneumonia adalah peradangan paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus maupun jamur. PENYEBAB Penyebab pneumonia adalah: Bakteri (paling sering menyebabkan pneumonia pada dewasa): - Streptococcus pneumoniae - Staphylococcus aureus - Legionella - Hemophilus influenzae Virus: virus influenza, chicken-pox (cacar &#8230; <a href="http://keperawatankita.wordpress.com/2012/01/09/pneumonia-dari-definisi-sampai-downloads-e-book-nya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=271&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><a title="Kebanyakan Karaoke Jadi Pneumonia" href="https://brohenk.wordpress.com/2012/01/09/berkaraoke-buatan-sendiri-dengan-karaoke-cd-g-creator-2/" target="_blank"><img style="border-bottom:0;border-left:0;display:inline;border-top:0;border-right:0;" title="pneumonia" border="0" alt="pneumonia" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2012/01/pneumoniaantibiotics.jpg?w=403&#038;h=388" width="403" height="388" /></a> </h3>
<h3>DEFINISI</h3>
<p>Pneumonia adalah peradangan paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus maupun jamur.</p>
<h3>PENYEBAB</h3>
<p>Penyebab pneumonia adalah:</p>
<ol>
<li>Bakteri (paling sering menyebabkan pneumonia pada dewasa):     <br />- <i>Streptococcus pneumoniae</i>      <br />- <i>Staphylococcus aureus</i>      <br />- Legionella      <br />- <i>Hemophilus influenzae</i></li>
<li>Virus: virus influenza, <i>chicken-pox</i> (cacar air) </li>
<li>Organisme mirip bakteri: <i>Mycoplasma pneumoniae</i> (terutama pada anak-anak dan dewasa muda) </li>
<li>Jamur tertentu. </li>
</ol>
<p>Adapun cara mikroorganisme itu sampai ke paru-paru bisa melalui:   <br />- <i>Inhalasi</i> (penghirupan) mikroorganisme dari udara yang tercemar    <br />- Aliran darah, dari infeksi di organ tubuh yang lain    <br />- <i>Migrasi</i> (perpindahan) organisme langsung dari infeksi di dekat paru-paru.    <br />Beberapa orang yang rentan (mudah terkena) pneumonia adalah:</p>
<ol>
<li>Peminum alkohol </li>
<li>Perokok </li>
<li>Penderita diabetes </li>
<li>Penderita gagal jantung </li>
<li>Penderita penyakit paru obstruktif menahun </li>
<li>Gangguan sistem kekebalan karena obat tertentu (penderita kanker, penerima organ cangkokan) </li>
<li>Gangguan sistem kekebalan karena penyakit (penderita AIDS). </li>
</ol>
<p> Pneumonia juga bisa terjadi setelah pembedahan (terutama pembedahan perut) atau cedera (terutama cedera dada), sebagai akibat dari dangkalnya pernafasan, gangguan terhadap kemampuan batuk dan lendir yang tertahan.  <br />Yang sering menjadi penyebabnya adalah <i>Staphylococcus aureus</i>, pneumokokus, <i>Hemophilus influenzae</i> atau kombinasi ketiganya.  <br />Pneumonia pada orang dewasa paling sering disebabkan oleh bakteri, yang tersering yaitu bakteri <i>Streptococcus pneumoniae</i> (<i>pneumococcus</i>).  <br />Pneumonia pada anak-anak paling sering disebabkan oleh virus pernafasan, dan puncaknya terjadi pada umur 2-3 tahun. Pada usia sekolah, pneumonia paling sering disebabkan oleh bakteri <i>Mycoplasma pneumoniae</i>.  <br />Pneumonia dikelompokkan berdasarkan sejumlah sistem yang berlainan. Salah satu diantaranya adalah berdasarkan cara diperolehnya, dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu<i>&quot;community-acquired&quot;</i> (diperoleh diluar institusi kesehatan) dan <i>&quot;hospital-acquired&quot;</i> (diperoleh di rumah sakit atau sarana kesehatan lainnya).  <br />Pneumonia yang didapat diluar institusi kesehatan paling sering disebabkan oleh<i>Streptococcus pneumoniae</i>.  <br />Pneumonia yang didapat di rumah sakit cenderung bersifat lebih serius karena pada saat menjalani perawatan di rumah sakit, sistem pertahanan tubuh penderita untuk melawan infeksi seringkali terganggu. Selain itu, kemungkinannya terjadinya infeksi oleh bakteri yang resisten terhadap antibiotik adalah lebih besar.
<p>&#160;</p>
<h3>GEJALA</h3>
<p>Gejala-gejala yang biasa ditemukan adalah:   <br />- batuk berdahak (dahaknya seperti lendir, kehijauan atau seperti nanah)    <br />- nyeri dada (bisa tajam atau tumpul dan bertambah hebat jika penderita menarik nafas dalam atau terbatuk)    <br />- menggigil    <br />- demam    <br />- mudah merasa lelah    <br />- sesak nafas    <br />- sakit kepala    <br />- nafsu makan berkurang    <br />- mual dan muntah    <br />- merasa tidak enak badan    <br />- kekakuan sendi    <br />- kekakuan otot.    <br />Gejala lainnya yang mungkin ditemukan:    <br />- kulit lembab    <br />- batuk darah    <br />- pernafasan yang cepat    <br />- cemas, stres, tegang    <br />- nyeri perut.</p>
<p>Buat Kawan Yang Ingin Mengetahui Lebih Lanjut mengenai Pneumonia dapat kawan downloads dari Link dibawah ini</p>
<h1><strong>DOWNLOADS</strong> </h1>
<p><a title="Pneumonia" href="http://www.ziddu.com/download/18156981/Pneumonia.doc.html" target="_blank"><strong><font size="5" face="Bookman Old Style">Pneumonia</font></strong></a></p>
<p><a title="Pneumonia Aspirasi" href="http://www.ziddu.com/download/18156983/Pneumonia_Aspirasi.doc.html" target="_blank"><strong><font size="5" face="Bookman Old Style">Pneumonia Aspirasi</font></strong></a></p>
<p><a title="Pneumonia Atipik" href="http://www.ziddu.com/download/18156976/Pneumonia_Atipik.doc.html" target="_blank"><strong><font size="5" face="Bookman Old Style">Pneumonia Atipik</font></strong></a></p>
<p><a title="Pneumonia Bakteri Gram Negatif" href="http://www.ziddu.com/download/18156982/Pneumonia_Bakteri_Gram_Negatif.doc.html" target="_blank"><strong><font size="5" face="Bookman Old Style">Pneumonia Bakteri Gram Negatif</font></strong></a></p>
<p><a title="Pneumonia Jamur" href="http://www.ziddu.com/download/18156985/Pneumonia_Jamur.doc.html" target="_blank"><strong><font size="5" face="Bookman Old Style">Pneumonia Jamur</font></strong></a></p>
<p><a title="Pneumonia Karena HI" href="http://www.ziddu.com/download/18156984/Pneumonia_Karena_HI.doc.html" target="_blank"><strong><font size="5" face="Bookman Old Style">Pneumonia Karena HI</font></strong></a></p>
<p><a title="Pneumonia Pneumokistik" href="http://www.ziddu.com/download/18156978/Pneumonia_Pneumokistik.doc.html" target="_blank"><strong><font size="5" face="Bookman Old Style">Pneumonia Pneumokistik</font></strong></a></p>
<p><a title="Pneumonia Pneumokokus" href="http://www.ziddu.com/download/18156979/Pneumonia_Pneumokokus.doc.html" target="_blank"><strong><font size="5" face="Bookman Old Style">Pneumonia Pneumokokus</font></strong></a></p>
<p><a title="Pneumonia Virus" href="http://www.ziddu.com/download/18156980/Pneumonia_Virus.doc.html" target="_blank"><strong><font size="5" face="Bookman Old Style">Pneumonia Virus</font></strong></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keperawatankita.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keperawatankita.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keperawatankita.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keperawatankita.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keperawatankita.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keperawatankita.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keperawatankita.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keperawatankita.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keperawatankita.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keperawatankita.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keperawatankita.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keperawatankita.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keperawatankita.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keperawatankita.wordpress.com/271/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=271&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keperawatankita.wordpress.com/2012/01/09/pneumonia-dari-definisi-sampai-downloads-e-book-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5257a067b2abff23497a8735253fdd07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keperawatankita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2012/01/pneumoniaantibiotics.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pneumonia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Lebih dekat dengan Kista ovarium</title>
		<link>http://keperawatankita.wordpress.com/2011/12/22/mengenal-lebih-dekat-dengan-kista-ovarium/</link>
		<comments>http://keperawatankita.wordpress.com/2011/12/22/mengenal-lebih-dekat-dengan-kista-ovarium/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 04:23:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keperawatankita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makalah Dan Ebook Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[kebidanan]]></category>
		<category><![CDATA[keperawatan]]></category>
		<category><![CDATA[kista ovarium]]></category>
		<category><![CDATA[ovarium]]></category>
		<category><![CDATA[rumah sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://keperawatankita.wordpress.com/?p=268</guid>
		<description><![CDATA[Kista ovarium adalah kantung kecil berisi cairan yang berkembang dalam ovarium (indung telur) wanita. Kebanyakan kista tidak berbahaya. Namun, beberapa dapat menimbulkan masalah, mulai dari nyeri haid, kista pecah, perdarahan, hingga penyakit serius, seperti: terlilitnya batang ovarium, gangguan kehamilan, infertilitas &#8230; <a href="http://keperawatankita.wordpress.com/2011/12/22/mengenal-lebih-dekat-dengan-kista-ovarium/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=268&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kista ovarium adalah kantung kecil berisi cairan yang berkembang dalam ovarium (indung telur) wanita. Kebanyakan kista tidak berbahaya. Namun, beberapa dapat menimbulkan masalah, mulai dari nyeri haid, kista pecah, perdarahan, hingga penyakit serius, seperti: terlilitnya batang ovarium, gangguan kehamilan, infertilitas hingga kanker endometrium. </p>
<p><a href="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/12/kistaovarium.png"><img title="kista-ovarium" style="border-right:0;border-top:0;display:block;float:none;margin-left:auto;border-left:0;margin-right:auto;border-bottom:0;" height="273" alt="kista-ovarium" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/12/kistaovarium_thumb.png?w=455&#038;h=273" width="455" border="0" /></a> </p>
<p><strong><em>Perbedaan Kista dengan Mioma </em></strong></p>
<p> Kista berbeda dengan mioma. Kista berbentuk cairan, sedangkan mioma berbentuk massa solid (tumor). Kista biasanya tumbuh dalam ovarium (indung telur) wanita, sedangan mioma pada dinding rahim wanita. Pada kenyataannya, seorang wanita bisa mengalami baik kista maupun mioma secara bersamaan. </p>
<p>Bagaimana Kista Terbentuk </p>
<p> Wanita normal biasanya memiliki dua ovarium seukuran kenari di sisi kiri &amp; kanan rahim. Masing-masing ovarium menghasilkan satu telur yang terbungkus dalam folikel (kantong). Ketika telur keluar, hormon estrogen akan memberi sinyal kepada rahim. Pada gilirannya, lapisan rahim mulai menebal dan mempersiapkan pembuahan telur oleh sperma (kehamilan). Bila telur tidak dibuahi, maka seluruh isi rahim akan dikeluarkan dalam bentuk haid bulanan. </p>
<p> Jika folikel gagal untuk pecah dan melepaskan telur, cairannya tetap tinggal dan dapat membentuk kista kecil ( lebih kecil dari 4 cm). Ini normal terjadi dan biasanya terjadi pada salah satu ovarium. Kondisi ini disebut sebagai kista fungsional, biasanya akan hilang dengan sendirinya, dan tidak perlu diobati. </p>
<p>Jenis-Jenis Kista Ovarium </p>
<p>Kista Corpus Luteum: </p>
<p> Jenis ini, adalah yang paling umum terjadi, biasanya tidak ada gejala dan dapat berukuran 2-6 cm diameternya. Pada saat telur keluar dari ovarium ke rahim, maka folikel dapat terkunci dan terisi darah ataupun cairan. Inilah yang membentuk kista jenis ini. Bilamana ukurannya membesar dan menyebabkan batang ovarium terlilit (twisted), dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, dan memerlukan tindakan operasi. </p>
<p>Kista hemorrhagic: </p>
<p> Yaitu timbulnya perdarahan dalam kista fungsional. Gejalanya biasanya kram perut. </p>
<p>Kista dermoid: </p>
<p> Jenis ini biasanya menyerang wanita berusia lebih muda dan dapat tumbuh besar (15 cm) dan berisi tidak hanya cairan, tapi juga lemak, rambut, jaringan tulang ataupun tulang rawan. Jenis ini dapat meradang dan menyebabkan posisi tuba fallopi terlilit (torted/twisted). </p>
<p>Kista Endometrium: </p>
<p><a href="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/12/kistaendometrium.gif"><img title="kista-endometrium" style="border-right:0;border-top:0;display:block;float:none;margin-left:auto;border-left:0;margin-right:auto;border-bottom:0;" height="326" alt="kista-endometrium" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/12/kistaendometrium_thumb.gif?w=336&#038;h=326" width="336" border="0" /></a> </p>
<p> Disebut juga endometriosis. Jenis ini terjadi ketika jaringan lapisan rahim (endometrial) hadir dalam ovarium wanita. Biasanya berisi darah kecoklatan, dan ukurannya berkisar antara 2 cm hingga 20 cm. Karakteristiknya: menyerang wanita usia reproduksi, menimbulkan sakit nyeri haid yang luar biasa, dan mengganggu kesuburan (fertilitas). </p>
<p>Kistadenoma: </p>
<p> Yaitu bila tumor terbentuk dari jaringan ovarium. Tumor jenis ini biasanya berisi cairan dan dapat berukuran sangat besar, bahkan hingga 30cm atau lebih diameternya. </p>
<p>Polycystic-appearing ovary: </p>
<p> Yaitu suatu kondisi dimana kista-kista kecil terbentuk disekeliling luar ovarium. Kondisi ini bisa terjadi pada wanita normal, maupun pada wanita yang mengalami gangguan hormon endokrin. </p>
<p>Sindrom Polisistik Ovari (Polycystic Ovarian Syndrom &#8211; PCOS): </p>
<p> PCOS adalah kondisi dimana ditemukan banyak kista dalam ovarium. Hal ini terjadi karena ovarium memproduksi hormone androgen secara berlebihan, dan bisa terjadi karena faktor genetic (diturunkan). </p>
<p> PCOS dapat memiliki gejala seperti: bulu lebat tumbuh, wajah berjerawat, ataupun gangguan siklus haid. Komplikasinya dapat berupa meningkatnya resiko penyakit jantung, kolesterol, Diabetes Mellitus tipe 2 maupun tekanan darah tinggi sebagai akibat resistansi insulin. Selain itu juga dapat meningkatkan resiko kanker endometrium bila jarak antar periode haid &gt; 60 hari. </p>
<p> Penyakit PCOS ini, juga seringkali diasosiasikan dengan infertilitas, meningkatnya resiko keguguran &amp; komplikasi kehamilan, dan perdarahan di luar siklus haid. </p>
<p> Sayangnya, penyakit ini sangat lazim terjadi, yaitu menimpa sekitar 4-7% wanita usia reproduksi. </p>
<p>Gambar Ovarium dengan Sindrom PCOS </p>
<p><a href="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/12/ovariumpcos.gif"><img title="ovarium-pcos" style="border-right:0;border-top:0;display:block;float:none;margin-left:auto;border-left:0;margin-right:auto;border-bottom:0;" height="243" alt="ovarium-pcos" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/12/ovariumpcos_thumb.gif?w=539&#038;h=243" width="539" border="0" /></a> </p>
<p>Penyebab Kista Ovarium </p>
<p> Beberapa faktor resiko berkembangnya kista ovarium, adalah wanita yang biasanya memiliki:   <br /> &#8211; riwayat kista ovarium terdahulu    <br /> &#8211; siklus haid tidak teratur    <br /> &#8211; perut buncit    <br /> &#8211; menstruasi di usia dini (11 tahun atau lebih muda)    <br /> &#8211; sulit hamil     <br /> &#8211; penderita hipotiroid    <br /> &#8211; penderita kanker payudara yang pernah menjalani kemoterapi (tamoxifen) </p>
<p>Gejala dan Diagnosa Kista Ovarium </p>
<p> Kista ovarium biasanya tidak menimbulkan gejala dan tidak sengaja terdeteksi melalui USG saat pemeriksaan rutin kandungan. Namun, beberapa orang dapat mengalami gejala ini:   <br />kram perut bawah atau nyeri panggul yang timbul tenggelam dan tiba-tiba menusuk    <br />siklus haid tidak teratur    <br />perut bawah sering terasa penuh atau tertekan    <br />Nyeri haid yang luar biasa, bahkan terasa hingga ke pinggang belakang    <br />Nyeri panggul setelah olahraga intensif atau senggama    <br />Sakit atau tekanan yang menyertai saat berkemih atau BAB    <br />Mual dan muntah    <br />Rasa nyeri atau keluarnya flek darah dari vagina    <br /> Biasanya wanita baru memeriksakan diri ke dokter bila rasa sakit sudah tak tertahankan, pingsan, ataupun mengalami perdarahan yang luar biasa hebat hingga lemas/anemia. </p>
<p> Dokter spesialis kandungan (Obsgyn), biasanya akan melakukan test mulai dari USG, CT Scan, test darah, seperti CA125 &#8211; ovarium tumor marker test, ataupun test kehamilan untuk mendeteksi kehamilan anggur. </p>
<p>Pengobatan Kista Ovarium </p>
<p> Studi menemukan bahwa penggunaan kontrasepsi oral (pil KB) dapat menurunkan resiko terkena kista ovarium, karena mencegah ovarium memproduksi telur. </p>
<p> Kista berukuran besar dan menetap setelah berbulan-bulan biasanya memerlukan operasi pengangkatan. </p>
<p> Selain itu, wanita menopause yang memiliki kista ovarium juga disarankan operasi pengangkatan untuk meminimalisir resiko terjadinya kanker ovarium. Wanita usia 50-70 tahun memiliki resiko cukup besar terkena kanker jenis ini. </p>
<p> Bila hanya kista-nya yang diangkat, maka operasi ini disebut ovarian cystectomy. Bila pembedahan mengangkat seluruh ovarium termasuk tuba fallopi, maka disebut salpingoo-ophorectomy. </p>
<p> Faktor-faktor yang menentukan tipe pembedahan, antara lain tergantung pada: usia pasien, keinginan pasien untuk memiliki anak, kondisi ovarium dan jenis kista. </p>
<p> Kista ovarium yang menyebabkan posisi batang ovarium terlilit (twisted) dan menghentikan pasokan darah ke ovarium, memerlukan tindakan darurat pembedahan (emergency surgery) untuk mengembalikan posisi ovarium. </p>
<p><a href="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/12/batangovarium.gif"><img title="batang-ovarium" style="border-right:0;border-top:0;display:inline;border-left:0;border-bottom:0;" height="237" alt="batang-ovarium" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/12/batangovarium_thumb.gif?w=244&#038;h=237" width="244" border="0" /></a> </p>
<p>Alternatif Pengobatan Kista Ovarium dengan Typhonium Plus® </p>
<p> Untuk benar-benar bebas dari kista, seorang wanita perlu menjaga berat badan (tidak gemuk di daerah perut), diet sehat (mengurangi konsumsi daging) dan rajin berolah-raga. </p>
<p> Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, pasien dapat juga mengkonsumsi Typhonium Plus® &#8211; suatu ramuan herbal (100% NATURAL) yang mengandung ekstrak Typhonium Flagelliforme (tanaman Keladi Tikus) dan bahan alami lainnya tuk membantu detoxifikasi jaringan darah. </p>
<p> Ramuan ini mengandung Ribosome inacting protein (RIP), yang berfungsi menonaktifkan perkembangan sel tumor, merontokkan sel tumor tanpa merusak jaringan sekitarnya dan memblokir pertumbuhan sel tumor. </p>
<p> Lihat testimonial pasien Typhonium Plus® </p>
<p>Kista dan Kehamilan </p>
<p> Kista ovarium berukuran kecil biasanya tidak membahayakan janin dan tidak beresiko menimbulkan komplikasi kehamilan. </p>
<p> Kista ovarium berukuran besar (6-8 cm) dapat menimbulkan masalah bagi ibu hamil. Kadang-kadang, kista ini tumbuh pada batang yang memutar dan pecah, menyebabkan rasa sakit pada Ibu. Meskipun substansi yang pecah ini tidak membahayakan pertumbuhan janin, namun rasa sakit yang luar biasa dapat memicu kelahiran prematur ataupun keguguran. </p>
<p> Dokter biasanya akan memberikan obat pereda sakit yang aman bagi Ibu dan janin sambil terus mengamati perilaku kista. Biasanya kista mengecil dan menghilang dengan sendirinya pada trimester kedua kehamilan. Bila tidak juga ada tanda-tanda mengecil ataupun pecah, operasi pembedahan mungkin disarankan.    <br />Apa itu Kista Ovarium    <br />Jenis-Jenis Kista Ovarium    <br />Penyebab &amp; Gejala Kista Ovarium    <br />Pengobatan Kista Ovarium    <br />Kista dan Kehamilan    <br /> Compiled by: CancerHelps     <br /> Keyword: Kista, cyst, endomestriosis, infertility, ovarian cysts </p>
<p> Source:   <br /><a href="http://www.obgyn.net/ultrasound/present/0803/bicornuate_uterus_ovarian_cyst.jpg">http://www.obgyn.net/ultrasound/present/0803/bicornuate_uterus_ovarian_cyst.jpg</a>    <br /><a href="http://www.alternativesurgery.com/images/content/con_education_ovarian.gif">http://www.alternativesurgery.com/images/content/con_education_ovarian.gif</a>    <br /><a href="http://www.emedicinehealth.com/ovarian_cysts/article_em.htm">http://www.emedicinehealth.com/ovarian_cysts/article_em.htm</a>    <br /><a href="http://pcos.about.com/od/whatispco1/a/pcosoverview.htm">http://pcos.about.com/od/whatispco1/a/pcosoverview.htm</a>    <br /><a href="http://www.doh.state.fl.us/Family/wh/lifespan/Young/pcos.gif">http://www.doh.state.fl.us/Family/wh/lifespan/Young/pcos.gif</a>    <br /><a href="http://endometriosis.de/wp-content/gallery/endometriosis/endo1-1.jpg">http://endometriosis.de/wp-content/gallery/endometriosis/endo1-1.jpg</a>    <br /><a href="http://ovariancystpictures.com/wp-content/uploads/2010/08/biopsy-of-polycystic-ovary.jpeg">http://ovariancystpictures.com/wp-content/uploads/2010/08/biopsy-of-polycystic-ovary.jpeg</a>    <br /><a href="http://theraphaelproject.com/blog/wp-content/uploads/2010/10/poly1.jpg">http://theraphaelproject.com/blog/wp-content/uploads/2010/10/poly1.jpg</a>    <br /><a href="http://www.tyronecarpenter.co.uk/conditions/19.html">http://www.tyronecarpenter.co.uk/conditions/19.html</a>    <br /><a href="http://www.tyronecarpenter.co.uk/images/stories/torted%20cyst.jpg">http://www.tyronecarpenter.co.uk/images/stories/torted%20cyst.jpg</a>    <br /><a href="http://familydoctor.org/online/famdocen/home/women/reproductive/gynecologic/279.html">http://familydoctor.org/online/famdocen/home/women/reproductive/gynecologic/279.html</a>    <br /><a href="http://www.healthtree.com/articles/ovarian-cysts/types/corpus-luteum/">http://www.healthtree.com/articles/ovarian-cysts/types/corpus-luteum/</a>    <br /> http://ezinearticles.com/?How-to-Treat-an-Ovarian-Cyst-During-Pregnancy&amp;id=1874513</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keperawatankita.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keperawatankita.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keperawatankita.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keperawatankita.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keperawatankita.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keperawatankita.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keperawatankita.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keperawatankita.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keperawatankita.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keperawatankita.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keperawatankita.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keperawatankita.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keperawatankita.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keperawatankita.wordpress.com/268/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=268&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keperawatankita.wordpress.com/2011/12/22/mengenal-lebih-dekat-dengan-kista-ovarium/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5257a067b2abff23497a8735253fdd07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keperawatankita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/12/kistaovarium_thumb.png" medium="image">
			<media:title type="html">kista-ovarium</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/12/kistaendometrium_thumb.gif" medium="image">
			<media:title type="html">kista-endometrium</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/12/ovariumpcos_thumb.gif" medium="image">
			<media:title type="html">ovarium-pcos</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/12/batangovarium_thumb.gif" medium="image">
			<media:title type="html">batang-ovarium</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Asuhan Keperawatan Gastritis</title>
		<link>http://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/15/asuhan-keperawatan-gastritis/</link>
		<comments>http://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/15/asuhan-keperawatan-gastritis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 14:49:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keperawatankita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Askep Pencernaan]]></category>
		<category><![CDATA[askep]]></category>
		<category><![CDATA[asuhan keperawatan]]></category>
		<category><![CDATA[gastritis]]></category>
		<category><![CDATA[lambung]]></category>
		<category><![CDATA[maag]]></category>
		<category><![CDATA[nyeri uluhati]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/15/asuhan-keperawatan-gastritis/</guid>
		<description><![CDATA[A. Pengertian Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung yang dapat bersifat akut kronik, difus atau lokal (Soepaman, 1998). Gastritis adalah inflamasi dari mukosa lambung (Arif Mansjoer, 1999). Gastritis adalah radang mukosa lambung (Sjamsuhidajat, R, 1998). Berdasarkan pengertian di atas penulis &#8230; <a href="http://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/15/asuhan-keperawatan-gastritis/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=251&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b>A. Pengertian</b></p>
<p>Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung yang dapat bersifat akut kronik, difus atau lokal (Soepaman, 1998).    <br />Gastritis adalah inflamasi dari mukosa lambung (Arif Mansjoer, 1999).     <br />Gastritis adalah radang mukosa lambung (Sjamsuhidajat, R, 1998).     <br />Berdasarkan pengertian di atas penulis menyimpulkan bahwa Gastritis merupakan inflamasi mukosa lambung yang dapat bersifat akut, kronik, difus atau lokal.</p>
<p><b>Askep Gastritis</b>    <br /><b>B. Etiologi</b>    <br />Penyebab dari Gastritis dapat dibedakan sesuai dengan klasifikasinya sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Gastritis Akut      <br />Penyebabnya adalah obat analgetik, anti inflamasi terutama aspirin (aspirin yang dosis rendah sudah dapat menyebabkan erosi mukosa lambung).       <br />Bahan kimia misal : lisol, alkohol, merokok, kafein lada, steroid dan digitalis.</li>
</ul>
<ul>
<li>Gastritis Kronik      <br />Penyebab dan patogenesis pada umumnya belum diketahui.       <br />Gastritis ini merupakan kejadian biasa pada orang tua, tapi di duga pada peminum alkohol, dan merokok.</li>
</ul>
<p><b>C. Manifestasi klinik</b></p>
<ol>
<li>Manifestasi klinik yang biasa muncul pada Gastritis Akut lainnya, yaitu Anorexia, mual, muntah, nyeri epigastrium, perdarahan saluran cerna pada Hematemesis melena, tanda lebih lanjut yaitu anemia.</li>
</ol>
<ol start="start">
<li>Gastritis Kronik      <br />Kebanyakan klien tidak mempunyai keluhan, hanya sebagian kecil mengeluh nyeri ulu hati, anorexia, nausea, dan keluhan anemia dan pemeriksaan fisik tidak di jumpai kelainan.</li>
</ol>
<p><b>D. Proses Penyakit</b></p>
<ul>
<li><b>Gastritis akut</b>      <br />Zat iritasi yang masuk ke dalam lambung akan mengiitasi mukosa lambung.       <br />Jika mukosa lambung teriritasi ada 2 hal yang akan terjadi :
<ol>
<li>Karena terjadi iritasi mukosa lambung sebagai kompensasi lambung. Lambung akan meningkat sekresi mukosa yang berupa HCO3, di lambung HCO3 akan berikatan dengan NaCL sehingga menghasilkan HCI dan NaCO3.          <br />Hasil dari penyawaan tersebut akan meningkatkan asam lambung. Jika asam lambung meningkat maka akan meningkatkan mual muntah, maka akan terjadi gangguan nutrisi cairan &amp; elektrolit.</li>
</ol>
</li>
</ul>
<ul>
<ol start="start">
<li>Iritasi mukosa lambung akan menyebabkan mukosa inflamasi, jika mukus yang dihasilkan dapat melindungi mukosa lambung dari kerusakan HCL maka akan terjadi hemostatis dan akhirnya akan terjadi penyembuhan tetapi jika mukus gagal melindungi mukosa lambung maka akan terjadi erosi pada mukosa lambung. Jika erosi ini terjadi dan sampai pada lapisan pembuluh darah maka akan terjadi perdarahan yang akan menyebabkan nyeri dan hypovolemik.</li>
</ol>
</ul>
<ul>
<li><b>Gastritis kronik</b>      <br />Gastritis kronik disebabkan oleh gastritis akut yang berulang sehingga terjadi iritasi mukosa lambung yang berulang-ulang dan terjadi penyembuhan yang tidak sempurna akibatnya akan terjadi atrhopi kelenjar epitel dan hilangnya sel pariental dan sel chief. Karena sel pariental dan sel chief hilang maka produksi HCL. Pepsin dan fungsi intinsik lainnya akan menurun dan dinding lambung juga menjadi tipis serta mukosanya rata, Gastritis itu bisa sembuh dan juga bisa terjadi perdarahan serta formasi ulser.</li>
</ul>
<p><b>E. Komplikasi</b></p>
<ol>
<li>Komplikasi yang timbul pada Gastritis Akut, yaitu perdarahan saluran cerna bagian atas (SCBA) berupa hemotemesis dan melena, berakhir dengan syock hemoragik, terjadi ulkus, kalau prosesnya hebat dan jarang terjadi perforasi.</li>
</ol>
<ol start="start">
<li>Komplikasi yang timbul Gastritis Kronik, yaitu gangguan penyerapan vitamin B 12, akibat kurang pencerapan, B 12 menyebabkan anemia pernesiosa, penyerapan besi terganggu dan penyempitan daerah antrum pylorus.</li>
</ol>
<p><b>F. Penatalaksaan Medik</b></p>
<ol>
<li>Gastritis Akut      <br />Pemberian obat-obatan H2 blocking (Antagonis reseptor H2). Inhibitor pompa proton, ankikolinergik dan antasid (Obat-obatan alkus lambung yang lain). Fungsi obat tersebut untuk mengatur sekresi asam lambung.</li>
</ol>
<ol start="start">
<li>Gastritis Kronik      <br />Pemberian obat-obatan atau pengobatan empiris berupa antasid, antagonis H2 atau inhibitor pompa proton.</li>
</ol>
<p>Untuk melihat lebih lanjut <b><a href="http://www.ziddu.com/download/17356968/AskepGastritis.docx.html" target="_blank">Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gastritis Downloads Disini</a></b></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keperawatankita.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keperawatankita.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keperawatankita.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keperawatankita.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keperawatankita.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keperawatankita.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keperawatankita.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keperawatankita.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keperawatankita.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keperawatankita.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keperawatankita.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keperawatankita.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keperawatankita.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keperawatankita.wordpress.com/251/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=251&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/15/asuhan-keperawatan-gastritis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5257a067b2abff23497a8735253fdd07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keperawatankita</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tahukah Penyebab Gigi Anda Menjadi Kuning ?</title>
		<link>http://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/14/tahukah-penyebab-gigi-anda-menjadi-kuning/</link>
		<comments>http://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/14/tahukah-penyebab-gigi-anda-menjadi-kuning/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 14:56:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keperawatankita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita medis]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[gigi]]></category>
		<category><![CDATA[kuning]]></category>
		<category><![CDATA[pasta]]></category>
		<category><![CDATA[pepsoden]]></category>
		<category><![CDATA[putih]]></category>
		<category><![CDATA[sikat gigi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/14/tahukah-penyebab-gigi-anda-menjadi-kuning/</guid>
		<description><![CDATA[Memiliki gigi putih bersinar adalah dambaan semua orang. Namun terkadang tanpa disadari asupan makanan yang kita konsumsi menyebabkan warna gigi yang putih jadi berubah kuning. Sebut saja teh, kopi, minuman bersoda, dan jenis-jenis buah beri termasuk beberapa makanan yang dikenal &#8230; <a href="http://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/14/tahukah-penyebab-gigi-anda-menjadi-kuning/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=254&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/11/gigiputihdepandentalnews.jpg"><img style="border-bottom:0;border-left:0;display:inline;border-top:0;border-right:0;margin:5px 15px 0 0;" title="gigi-putih-depan-dentalnews" border="0" alt="gigi-putih-depan-dentalnews" align="left" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/11/gigiputihdepandentalnews_thumb.jpg?w=240&#038;h=220" width="240" height="220" /></a> Memiliki gigi putih bersinar adalah dambaan semua orang. Namun terkadang tanpa disadari asupan makanan yang kita konsumsi menyebabkan warna gigi yang putih jadi berubah kuning. Sebut saja teh, kopi, minuman bersoda, dan jenis-jenis buah beri termasuk beberapa makanan yang dikenal sebagai pembuat noda pada gigi.</p>
<p>Beberapa jenis makanan lain yang bisa menyebabkan perubahan warna pada gigi antara lain:</p>
<p>1. Tomat.   <br />Sama seperti buah beri, tomat juga memiliki kandungan warna alami pada buah yang bisa meninggalkan noda pada gigi. Keadaan ini akan diperparah jika tomat ini sudah diolah menjadi saus tomat botolan. Kandungan zat pewarna tambahan di dalam saus tomat juga bisa memperparah bekas warna yang ditinggalkan pada gigi. Selain saus tomat, saus sambal, kecap, dan kuah kare yang kental juga menjadi penyebab noda pada gigi.</p>
<p>2. Minuman kesehatan dan minuman olahraga.   <br />Sebuah studi mengungkapkan bahwa minuman olahraga dan minuman kesehatan juga bisa menyebabkan kerusakan enamel gigi karena kandungan asamnya. Akibatnya noda akibat minuman ini akan tertinggal di gigi. Sebaiknya pilih air putih sebagai pengganti minuman kesehatan ataupun minuman olahraga.</p>
<p>3. Jus buah.   <br />Meski sebenarnya buah berpengaruh positif pada tubuh, namun kandungan asam dari buah yang terlalu tinggi dan terlalu banyak bisa merusak gigi. Kandungan asam dalam buah bila dikonsumsi terus-menerus dalam jumlah yang terlalu banyak juga bisa merusak enamel gigi dan membuat gigi berlubang.</p>
<p>4. Wine.   <br />Bekas tumpahan wine di taplak meja biasanya akan sulit dihilangkan. Tak heran bila wine, terutama red wine, juga bisa meninggalkan noda pada gigi. Kandungan asam, tannin, dan chromogen pada wine itulah yang menyebabkan noda pada gigi. Selain anggur merah, anggur putih juga bisa membuat gigi berubah warna.</p>
<p>5. Antibiotik.   <br />Terlalu sering mengonsumsi obat-obatan, terutama antibiotik, juga bisa menyebabkan gigi menjadi kuning. Kandungan tetracycline pada antibiotik adalah faktor penyebab gigi menjadi kuning, terutama pada anak-anak. Konsumsi antibiotik yang mengandung tetracycline selama masa pertumbuhan gigi (mulai dari awal kehamilan sampai anak usia 8 tahun) bisa membuat gigi anak mengalami perubahan warna yang bersifat permanen.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keperawatankita.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keperawatankita.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keperawatankita.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keperawatankita.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keperawatankita.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keperawatankita.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keperawatankita.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keperawatankita.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keperawatankita.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keperawatankita.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keperawatankita.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keperawatankita.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keperawatankita.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keperawatankita.wordpress.com/254/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=254&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/14/tahukah-penyebab-gigi-anda-menjadi-kuning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5257a067b2abff23497a8735253fdd07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keperawatankita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/11/gigiputihdepandentalnews_thumb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gigi-putih-depan-dentalnews</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>61 tanda letak Tahi Lalat dan Artinya</title>
		<link>http://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/13/61-tanda-letak-tahi-lalat-dan-artinya/</link>
		<comments>http://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/13/61-tanda-letak-tahi-lalat-dan-artinya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 15:03:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keperawatankita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita medis]]></category>
		<category><![CDATA[artis]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[japan]]></category>
		<category><![CDATA[lalat]]></category>
		<category><![CDATA[tahi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/13/61-tanda-letak-tahi-lalat-dan-artinya/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau tubuhmu dipenuhi dengan banyak tahi lalat, pastikan bahwa mereka adalah tahi lalat biasa dan bukanlah pertanda dari kanker kulit melanoma maligna. Setelah itu, jangan lantas merasa kesal dahulu akan banyaknya tahi lalat pada tubuhmu. Ada beberapa studi yang dilakukan &#8230; <a href="http://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/13/61-tanda-letak-tahi-lalat-dan-artinya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=257&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a href="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/11/images.jpg"><img style="border-bottom:0;border-left:0;display:inline;border-top:0;border-right:0;margin:0 0 0 15px;" title="images" border="0" alt="images" align="right" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/11/images_thumb.jpg?w=244&#038;h=184" width="244" height="184" /></a> Kalau tubuhmu dipenuhi dengan banyak tahi lalat, pastikan bahwa mereka adalah tahi lalat biasa dan bukanlah pertanda dari kanker kulit melanoma maligna. Setelah itu, jangan lantas merasa kesal dahulu akan banyaknya tahi lalat pada tubuhmu. Ada beberapa studi yang dilakukan salah satunya oleh Kings College London, yang menemukan bahwa banyaknya tahi lalat pada tubuh seseorang adalah suatu pertanda bahwa sel kulit mereka umumnya lebih aktif sehingga regenerasi kulit lebih cepat terjadi dan mereka biasanya terlihat lebih awet muda.</p>
<p>Selain itu, ilmu anatomi dari Cina dan India juga menganggap bahwa tahi lalat pada tubuh memberi suatu signal atau arti dalam kehidupanmu. Tentunya, ini mungkin hanya suatu mitos, tetapi informasi ini cukup menarik and we could do it for fun.</p>
<p>Pertama, periksa tubuh kamu untuk setiap tahi lalat yang cukup menonjol, dan bandingkan letaknya dengan diagram di bawah untuk mengidentifikasi nomor yang merupakan perbandingan terdekat dengan tahi lalat di tubuh kamu. Biasanya, tahi lalat hanya memiliki makna apabila tahi lalat tersebut adalah satu-satunya “tanda” yang menonjol pada satu bagian tubuh tersebut. Apabila tubuh kamu memiliki banyak bintik-bintik, noda dan jerawat di sekitarnya maka mungkin tahi lalat tersebut tidak memiliki arti khusus.</p>
<p>Posisi 1</p>
<p>Hidup kamu penuh tantangan dan perjuangan. Namun apabila kamu bisa mengatasinya, hidupmu akan menuju ke arah yang lebih baik.</p>
<p>Posisi 2</p>
<p>Belajarlah untuk lebih relaks karena kamu mudah merasa stress.</p>
<p>Posisi 3</p>
<p>Kamu popular dalam kehidupan sosialmu, dan memiliki masa depan cerah dalam karir dan pekerjaan.</p>
<p>Posisi 4</p>
<p>Sebuah tahi lalat dekat daerah tengah pada dada menandakan bahwa kamu harus berhati-hati dengan gaya hidup dan jenis makanan yang kamu makan. Namun, apabila tahi lalat tersebut berwarna muda itu berarti suami atau istri kamu sangat mencintai kamu.</p>
<p>Posisi 5</p>
<p>Tahi lalat pada bagian atas dada menandakan hidup yang penuh dengan kebahagiaan.</p>
<p>Posisi 6</p>
<p>Kamu adalah seseorang yang memiliki ambisi dan mimpi yang besar.</p>
<p>Posisi 7</p>
<p>Kamu adalah seseorang yang baik hati dan murah hati. Kamupun jujur dalam menjalani bisnis.</p>
<p>Posisi 8</p>
<p>Tahi lalat pada perut adalah sebuah tahi lalat keberuntungan, terutama apabila berukuran kecil karena kamu akan memiliki kehidupan yang mulus dan stabil.</p>
<p>Posisi 9</p>
<p>Tahi lalat keberuntungan yang akan membawa kamu pada kekayaan.</p>
<p>Posisi 10</p>
<p>Seorang pria dengan tahi lalat pada organ kelamin akan diberkahi dengan banyak keturunan.</p>
<p>Posisi 11</p>
<p>Posisi tahi lalat di sini berarti kamu (akan) mempunyai anak-anak yang akan membuatmu bahagia dan bangga akan mereka.</p>
<p>Posisi 12</p>
<p>Tahi lalat di sini akan membawa banyak keberuntungan karena hidupmu akan cukup mulus. Keberuntunganmu akan berlipat ganda apabila kamu memiliki dua tahi lalat di sini.</p>
<p>Posisi 13</p>
<p>Kamu atau pasanganmu memiliki paras yang menawan.</p>
<p>Posisi 14</p>
<p>Kamu memegang posisi penting dalam pekerjaan ataupun posisi tinggi dalam kehidupan sosial.</p>
<p>Posisi 15</p>
<p>Kamu harus bekerja keras untuk setiap hal dan kemungkinan akan banyak pekerjaan fisik yang harus dilakukan.</p>
<p>Posisi 16</p>
<p>Kamu akan sulit mendapatkan penghargaan untuk kerja kerasmu.</p>
<p>Posisi 17</p>
<p>Kamu akan banyak berhubungan dengan uang walaupun belum tentu ini uangmu. Ingatlah untuk berhati-hati dalam mengelolanya.</p>
<p>Posisi 18</p>
<p>Kamu suka membelanjakan uang dan mengalami kesulitan untuk menabung. Seringlah melakukan donasi sehingga kamu menghabiskan uang untuk suatu tujuan yang baik.</p>
<p>Posisi 19</p>
<p>Laki-laki dengan tahi lalat pada paha bagian dalam memiliki kemungkinan untuk mendapatkan warisan. Untuk perempuan, ini menandakan kekayaan yang datang dari usahamu sendiri.</p>
<p>Posisi 20</p>
<p>Pertanda adanya kesulitan dan masa kesusahan yang harus dilalui dalam hidup.</p>
<p>Posisi 21</p>
<p>Kamu akan banyak melakukan travelling baik untuk liburan maupun pekerjaan.</p>
<p>Posisi 22</p>
<p>Kamu mudah stress, karena itu belajarlah untuk relaks sehingga dapat lebih menikmati hidup.</p>
<p>Posisi 23</p>
<p>Kamu akan menjadi tulang punggung atau bertanggung jawab memelihara keluarga. Selain itu, tahi lalat di sini juga mungkin merupakan indikasi bahwa kamu melakukan pekerjaan dengan baik.</p>
<p>Posisi 24</p>
<p>Kamu memiliki semangat tinggi dalam berhubungan seks.</p>
<p>Posisi 25</p>
<p>Perempuan yang mencintai anak-anaknya dan akan mengurus mereka dengan baik.</p>
<p>Posisi 26</p>
<p>Perempuan yang secara emosi kurang stabil dan senang berbelanja.</p>
<p>Posisi 27</p>
<p>Perempuan yang sangat suka berbicara dan memiliki kecenderungan untuk tidak dapat menjaga rahasia.</p>
<p>Posisi 28</p>
<p>Kamu harus berhati-hati dalam menggunakan uang.</p>
<p>Posisi 29</p>
<p>Perempuan yang sangat berbahagia dan hidup sangat berkecukupan. Tahi lalat di sini merupakan indikasi untuk kemakmuran dan kekayaan.</p>
<p>Posisi 30</p>
<p>Seorang yang menaruh respek kepada orang lain, dan menerima respek dari orang lain juga.</p>
<p>Posisi 31</p>
<p>Kamu harus bekerja sangat keras untuk berhasil di dalam hidup.</p>
<p>Posisi 32</p>
<p>Kamu bukanlah seorang yang sangat ambisius, karena itu cobalah untuk menentukan suatu goal dalam hidup.</p>
<p>Posisi 33</p>
<p>Kamu adalah tipe orang yang bisa bertindak tanpa menggunakan hati.</p>
<p>Posisi 34</p>
<p>Tahi lalat ini menandakan kehidupan cinta yang tidak mulus.&#160; Tetapi apabila tahi lalatmu berwarna merah, itu berarti kamu kesulitan untuk setia karena banyak godaan dari lawan jenis.</p>
<p>Bagaimana dengan letak tahi lalat pada tubuh bagian belakang? Klik ke halaman berikutnya.</p>
<p>Posisi 35</p>
<p>Kebutuhan dasar dan kebutuhan keuangan di hidupmu akan terpenuhi.</p>
<p>Posisi 36</p>
<p>Kamu mempunyai kecenderungan sakit punggung, atau banyak masalah yang silih berganti.</p>
<p>Posisi 37</p>
<p>Kamu memiliki banyak tanggung jawab di dalam hidup.</p>
<p>Posisi 38</p>
<p>Dalam hidupmu akan banyak perkara politik dan sikut menyikut.</p>
<p>Posisi 39</p>
<p>Kamu cenderung sering berganti pekerjaan dan sulit untuk bertahan pada satu pekerjaan untuk waktu yang lama.</p>
<p>Posisi 40</p>
<p>Kamu cenderung sering berganti pekerjaan dan sulit untuk bertahan pada satu pekerjaan untuk waktu yang lama.</p>
<p>Posisi 41</p>
<p>Kamu kurang berambisi dan sulit mengambil keputusan. Walaupun begitu, pasanganmu cenderung beruntung dalam memilih pasangan.</p>
<p>Posisi 42</p>
<p>Kamu memiliki potensi untuk sukses dan menjadi berhasil. Kamu akan lebih baik berbisnis daripada bekerja kepada orang lain.</p>
<p>Posisi 43</p>
<p>Kamu adalah seseorang yang cerdas, bijaksana dan kreatif.</p>
<p>Posisi 44</p>
<p>Kamu adalah seseorang yang berkarisma dan populer.</p>
<p>Posisi 45</p>
<p>Kamu berpengetahuan luas dan cerdas, sehingga bisa diandalkan.</p>
<p>Posisi 46</p>
<p>Kamu harus banyak bekerja keras di dalam hidup.</p>
<p>Posisi 47</p>
<p>Seseorang yang sangat sibuk dan dikenal orang banyak.</p>
<p>Posisi 48</p>
<p>Kamu sering berpergian dari rumah.</p>
<p>Posisi 49</p>
<p>Kamu cukup gegabah dalam bersikap. Belajarlah untuk lebih anggun.</p>
<p>Posisi 50</p>
<p>Kamu memiliki banyak dilema dalam kisah percintaan.</p>
<p>Posisi 51</p>
<p>Kamu sebaiknya belajar untuk lebih rapih dalam segala sesuatu.</p>
<p>Posisi 52</p>
<p>Seseorang dengan tahi lalat di sini sebaiknya berhati-hati dalam masalah percintaan dan pernikahan.</p>
<p>Posisi 53</p>
<p>Kamu akan menghasilkan banyak uang dan menjadi kaya.</p>
<p>Posisi 54</p>
<p>Kamu harus berhati-hati dan meneliti kecocokan dengan pasangan sebelum memutuskan untuk menikah.</p>
<p>Posisi 55</p>
<p>Kamu adalah seseorang yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya.</p>
<p>Posisi 56</p>
<p>Kehidupanmu selalu mulus dan mudah, dengan banyak disertai keberuntungan.</p>
<p>Posisi 57</p>
<p>Berhati-hatilah dalam bersikap karena atau tidak akan ada banyak gosip yang menyerang.</p>
<p>Posisi 58</p>
<p>Kamu adalah seseorang yang sabar.</p>
<p>Posisi 59</p>
<p>Kamu pintar dengan angka atau matematika, serta pandai dalam mengelola uang.</p>
<p>Posisi 60</p>
<p>Kamu pandai membawa diri dan memiliki kemampuan untuk dekat dengan siapa saja.</p>
<p>Posisi 61</p>
<p>Kamu memilik banyak teman yang setia dan menyayangi kamu.</p>
<p>Nah, lengkap sudah pembahasan tentang arti letak tahi lalat di mana kita sudah membahas tentang letak tahi lalat pada wajah dan tubuh. Ingat, indikasi ini merupakan bagian dari ilmu anatomi dari Cina dan India, dan belum tentu merupakan indikasi pasti dari tahi lalat kamu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keperawatankita.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keperawatankita.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keperawatankita.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keperawatankita.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keperawatankita.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keperawatankita.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keperawatankita.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keperawatankita.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keperawatankita.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keperawatankita.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keperawatankita.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keperawatankita.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keperawatankita.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keperawatankita.wordpress.com/257/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=257&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keperawatankita.wordpress.com/2011/11/13/61-tanda-letak-tahi-lalat-dan-artinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5257a067b2abff23497a8735253fdd07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keperawatankita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2011/11/images_thumb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Diare &#8230; Dibahas Secara Tuntas ===&gt; Askep &lt;===</title>
		<link>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/12/14/diare-dibahas-secara-tuntas-askep/</link>
		<comments>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/12/14/diare-dibahas-secara-tuntas-askep/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 08:17:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keperawatankita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Askep Pencernaan]]></category>
		<category><![CDATA[askep]]></category>
		<category><![CDATA[bab]]></category>
		<category><![CDATA[diare]]></category>
		<category><![CDATA[estalase]]></category>
		<category><![CDATA[keperawatan]]></category>
		<category><![CDATA[mencret]]></category>
		<category><![CDATA[mual]]></category>
		<category><![CDATA[muntah]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan]]></category>
		<category><![CDATA[perawat]]></category>
		<category><![CDATA[sakit perut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keperawatankita.wordpress.com/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Penyebab Diare Diare bukanlah penyakit yang datang dengan sendirinya. Biasanya ada yang menjadi pemicu terjadinya diare. Secara umum, berikut ini beberapa penyebab diare, yaitu: Infeksi oleh bakteri, virus atau parasit. Alergi terhadap makanan atau obat tertentu. Infeksi oleh bakteri atau &#8230; <a href="http://keperawatankita.wordpress.com/2010/12/14/diare-dibahas-secara-tuntas-askep/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=247&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Penyebab Diare</strong></p>
<p><a href="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/12/diare1.jpg"><img class="size-full wp-image-249 alignright" title="diare alias modol" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/12/diare1.jpg?w=640" alt=""   /></a>Diare bukanlah penyakit yang datang dengan sendirinya. Biasanya ada yang menjadi pemicu terjadinya diare. Secara umum, berikut ini beberapa penyebab diare, yaitu:</p>
<ol>
<li>Infeksi      oleh bakteri, virus atau parasit.</li>
<li>Alergi      terhadap makanan atau obat tertentu.</li>
<li>Infeksi      oleh bakteri atau virus yang menyertai penyakit lain seperti: Campak, Infeksi      telinga, Infeksi tenggorokan, Malaria, dll.</li>
<li>Pemanis      buatan</li>
</ol>
<p>Berdasar metaanalisis di seluruh dunia, setiap anak minimal mengalami diare satu kali setiap tahun. Dari setiap lima pasien anak yang datang karena diare, satu di antaranya akibat rotavirus. Kemudian, dari 60 anak yang dirawat di rumah sakit akibat diare satu di antaranya juga karena rotavirus.</p>
<p>Di Indonesia, sebagian besar diare pada bayi dan anak disebabkan oleh infeksi rotavirus. Bakteri dan parasit juga dapat menyebabkan diare. Organisme-organisme ini mengganggu proses penyerapan makanan di usus halus. Dampaknya makanan tidak dicerna kemudian segera masuk ke usus besar.</p>
<p>Makanan yang tidak dicerna dan tidak diserap usus akan menarik air dari dinding usus. Di lain pihak, pada keadaan ini proses transit di usus menjadi sangat singkat sehingga air tidak sempat diserap oleh usus besar. Hal inilah yang menyebabkan tinja berair pada diare.</p>
<p>Sebenarnya usus besar tidak hanya mengeluarkan air secara berlebihan tapi juga elektrolit. Kehilangan cairan dan elektrolit melalui diare ini kemudian dapat menimbulkan dehidrasi. Dehidrasi inilah yang mengancam jiwa penderita diare.</p>
<p>Selain karena rotavirus, diare juga bisa terjadi akibat kurang gizi, alergi, tidak tahan terhadap laktosa, dan sebagainya. Bayi dan balita banyak yang memiliki intoleransi terhadap laktosa dikarenakan tubuh tidak punya atau hanya sedikit memiliki enzim laktose yang berfungsi mencerna laktosa yang terkandung susu sapi.</p>
<p>Tidak demikian dengan bayi yang menyusu ASI. Bayi tersebut tidak akan mengalami intoleransi laktosa karena di dalam ASI terkandung enzim laktose. Disamping itu, ASI terjamin kebersihannya karena langsung diminum tanpa wadah seperti saat minum susu formula dengan botol dan dot.</p>
<p>Diare dapat merupakan efek sampingan banyak obat terutama antibiotik. Selain itu, bahan-bahan pemanis buatan sorbitol dan manitol yang ada dalam permen karet serta produk-produk bebas gula lainnya menimbulkan diare.</p>
<p>Hal ini terjadi pada anak-anak dan dewasa muda yang memiliki kadar dan fungsi hormon yang normal, kadar vitamin yang normal dan tidak memiliki penyebab yang jelas dari rapuhnya tulang.</p>
<p>Orang tua berperan besar dalam menentukan penyebab anak diare. Bayi dan balita yang masih menyusui dengan ASI eksklusif umumnya jarang diare karena tidak terkontaminasi dari luar. Namun, susu formula dan makanan pendamping ASI dapat terkontaminasi bakteri dan virus.</p>
<p><strong>Gejala Diare</strong></p>
<p>Gejala diare atau mencret adalah tinja yang encer dengan frekuensi 4 x atau lebih dalam sehari, yang kadang disertai:</p>
<ul>
<li>Muntah</li>
<li>Badan      lesu atau lemah</li>
<li>Panas</li>
<li>Tidak      nafsu makan</li>
<li>Darah      dan lendir dalam kotoran<a href="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/12/mekanisme_diare.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-248" title="mekanisme_diare" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/12/mekanisme_diare.jpg?w=640" alt=""   /></a></li>
</ul>
<p>Rasa mual dan muntah-muntah dapat mendahului diare yang disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi bisa secara tiba-tiba menyebabkan diare, muntah, tinja berdarah, demam, penurunan nafsu makan atau kelesuan.</p>
<p>Selain itu, dapat pula mengalami sakit perut dan kejang perut, serta gejal-gejala lain seperti flu misalnya agak demam, nyeri otot atau kejang, dan sakit kepala. Gangguan bakteri dan parasit kadang-kadang menyebabkan tinja mengandung darah atau demam tinggi.</p>
<p>Diare bisa menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit (misalnya natrium dan kalium), sehingga bayi menjadi rewel atau terjadi gangguan irama jantung maupun perdarahan otak.</p>
<p>Diare seringkali disertai oleh dehidrasi (kekurangan cairan). Dehidrasi ringan hanya menyebabkan bibir kering. Dehidrasi sedang menyebabkan kulit keriput, mata dan ubun-ubun menjadi cekung (pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan). Dehidrasi berat bisa berakibat fatal, biasanya menyebabkan syok.</p>
<p><strong>Pengertian</strong><strong> </strong></p>
<ul>
<li>Diare adalah buang air besar (defekasi) dengan jumlah tinja      yang lebih banyak dari biasanya (normal 100 &#8211; 200 ml per jam tinja),      dengan tinja berbentuk cairan atau setengah cair (setengah padat), dapat      pula disertai frekuensi defekasi yang meningkat <em>(Mansjoer, Arif., et      all. 1999). </em></li>
<li>Diare adalah buang air besar encer atau cair lebih dari tiga      kali sehari <em>( WHO, 1980),</em></li>
</ul>
<ul>
<li><a title="askep gastroenteritis" href="http://nursingbegin.com/asuhan-keperawatan-pada-klien-dengan-gastroenteritis/" target="_blank"><strong>Gastroentritis</strong></a> ( GE ) adalah peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang      memberikan gejala diare dengan atau tanpa disertai muntah <em>(Sowden,et      all.1996).</em></li>
<li>Gastroenteritis diartikan sebagai buang air besar yang tidak      normal atau bentuk tinja yang encer dengan frekuensi yang lebih banyak      dari biasanya <em>(FKUI,1965).</em></li>
<li><em>Gastroenteritis</em> adalah inflamasi pada daerah lambung dan intestinal yang      disebabkan oleh bakteri yang bermacam-macam,virus dan parasit yang patogen      <em>(Whaley &amp; Wong’s,1995).</em></li>
<li>Gastroenteritis adalah kondisi dengan karakteristik adanya      muntah dan diare yang disebabkan oleh infeksi,alergi atau keracunan zat      makanan <em>( Marlenan Mayers,1995 ).</em></li>
</ul>
<p>Jadi dari keempat pengertian diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa gastroenteritis adalah peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri,virus dan parasit yang patogen.</p>
<p><strong>Patofisiologi</strong><strong> </strong></p>
<p>Penyebab gastroenteritis akut adalah masuknya virus <em>(Rotravirus, Adenovirus enteris, Virus</em> <em>Norwalk),</em> Bakteri atau toksin <em>(Compylobacter, Salmonella, Escherihia Coli, Yersinia</em> dan lainnya), parasit <em>(Biardia Lambia, Cryptosporidium).</em> Beberapa mikroorganisme patogen ini menyebabkan infeksi pada sel-sel, memproduksi enterotoksin atau Cytotoksin dimana merusak sel-sel, atau melekat pada dinding usus pada gastroenteritis akut.</p>
<p>Penularan gastroenteritis bisa melalui fekal-oral dari satu klien ke klien yang lainnya. Beberapa kasus ditemui penyebaran patogen dikarenakan makanan dan minuman yang terkontaminasi.</p>
<p>Mekanisme dasar penyebab timbulnya diare adalah gangguan osmotik (makanan yang tidak dapat diserap akan menyebabkan tekanan osmotik dalam rongga usus meningkat sehingga terjadi pergeseran air dan elektrolit kedalam rongga usus, isi rongga usus berlebihan sehingga timbul diare ). Selain itu menimbulkan gangguan sekresi akibat toksin di dinding usus, sehingga sekresi air dan elektrolit meningkat kemudian terjadi diare. Gangguan mutilitas usus yang mengakibatkan hiperperistaltik dan hipoperistaltik. Akibat dari diare itu sendiri adalah kehilangan air dan elektrolit (dehidrasi) yang mengakibatkan gangguan asam basa (asidosis metabolik dan hipokalemia), gangguan gizi (intake kurang, output berlebih), hipoglikemia dan gangguan sirkulasi darah.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Gejala Klinis</strong><strong></strong></p>
<p>a. Diare.</p>
<p>b. Muntah.</p>
<p>c. Demam.</p>
<p>d. Nyeri abdomen</p>
<p>e. Membran mukosa mulut dan bibir kering</p>
<p>f. Fontanel cekung</p>
<p>g. Kehilangan <a href="http://nursingbegin.com/saat-tidak-ada-timbangan-yang-tepat/" target="_blank">berat badan</a></p>
<p>h. Tidak nafsu makan</p>
<p>i. Badan terasa lemah</p>
<p><strong>Komplikasi</strong><strong></strong></p>
<p>a. Dehidrasi</p>
<p>b. Renjatan hipovolemik</p>
<p>c. Kejang</p>
<p>d. Bakterimia</p>
<p>e. Mal nutrisi</p>
<p>f. Hipoglikemia</p>
<p>g. Intoleransi sekunder akibat kerusakan mukosa usus.</p>
<p><strong>Tingkat Dehidrasi Gastroenteritis</strong><strong></strong></p>
<p><strong>a. Dehidrasi Ringan</strong></p>
<p>Kehilangan cairan 2 – 5 % dari berat badan dengan gambaran klinik turgor kulit kurang elastis, suara serak, klien belum jatuh pada keadaan syok.</p>
<p><strong>b. Dehidrasi Sedang</strong></p>
<p>Kehilangan cairan 5 – 8 % dari berat badan dengan gambaran klinik turgor kulit jelek, suara serak,  presyok nadi cepat dan dalam.</p>
<p><strong>c. Dehidrasi Berat</strong></p>
<p>Kehilangan cairan 8 &#8211; 10 % dari berat badan dengan gambaran klinik seperti tanda-tanda dehidrasi sedang ditambah dengan kesadaran menurun, apatis sampai <a href="http://nursingbegin.com/tag/tingkat-kesadaran/" target="_blank">koma</a>, otot-otot kaku sampai sianosis.</p>
<p><strong>Penatalaksanaan Medis</strong><strong></strong></p>
<p><strong>a. Pemberian cairan.</strong></p>
<p><strong>b. Diatetik :</strong> pemberian makanan dan minuman khusus pada klien dengan tujuan penyembuhan dan menjaga kesehatan adapun hal yang perlu diperhatikan :</p>
<ul>
<li>Memberikan asi.</li>
<li>Memberikan bahan makanan yang mengandung kalori, protein, vitamin, mineral dan makanan yang bersih.</li>
</ul>
<p><strong>c. Obat-obatan.</strong></p>
<p><strong>Pemberian cairan, pada klien Diare dengan memperhatikan derajat dehidrasinya dan keadaan umum</strong><strong></strong></p>
<p><strong>a. Cairan per oral.</strong></p>
<p>Pada klien dengan dehidrasi ringan dan sedang, cairan diberikan peroral berupa cairan yang berisikan NaCl dan Na, HCO, K dan Glukosa, untuk Diare akut diatas umur 6 bulan dengan dehidrasi ringan, atau sedang kadar natrium 50-60 Meq/l dapat dibuat sendiri (mengandung larutan garam dan gula ) atau air tajin yang diberi gula dengan garam. Hal tersebut diatas adalah untuk pengobatan dirumah sebelum dibawa kerumah sakit untuk mencegah dehidrasi lebih lanjut.</p>
<p><strong>b. Cairan parenteral.</strong></p>
<p>Mengenai seberapa banyak cairan yang harus diberikan tergantung dari berat badan atau ringannya dehidrasi, yang diperhitungkan kehilangan cairan sesuai dengan umur dan <a href="http://nursingbegin.com/saat-tidak-ada-timbangan-yang-tepat/" target="_blank">berat badan</a>nya.</p>
<p><strong>1. Dehidrasi ringan.</strong></p>
<p>1  jam pertama 25 – 50 ml / Kg BB / hari, kemudian 125 ml / Kg BB / oral</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>2. Dehidrasi sedang.</strong></p>
<p>1jam pertama 50 – 100 ml / Kg BB / oral, kemudian 125 ml / kg BB / hari.</p>
<p><strong>3. Dehidrasi berat.</strong></p>
<p><strong>Untuk anak umur 1 bulan – 2 tahun dengan berat badan 3 – 10 kg</strong></p>
<p>· 1 jam pertama : 40 ml / kg BB / jam = 10 tetes / kg BB / menit (infus set 1 ml = 15 tetes atau 13 tetes / kg BB / menit.</p>
<p>· 7 jam berikutnya 12 ml / kg BB / jam = 3 tetes / kg BB / menit ( infus set 1 ml = 20 tetes ).</p>
<p>· 16 jam berikutnya 125 ml / kg BB oralit per oral bila anak mau minum,teruskan dengan 2A intra vena 2 tetes / kg BB / menit atau 3 tetes / kg BB / menit.</p>
<p><strong>Untuk anak lebih dari 2 – 5 tahun dengan berat badan 10 – 15 kg.</strong></p>
<p>- 1 jam pertama 30 ml / kg BB / jam atau 8 tetes / kg BB / menit ( infus set 1 ml = 15 tetes ) atau 10 tetes / kg BB / menit ( 1 ml = 20 tetes ).</p>
<p>- 7 jam kemudian 127 ml / kg BB oralit per oral,bila anak tidak mau minum dapat diteruskan dengan 2A intra vena 2 tetes / kg BB / menit atau 3 tetes / kg BB / menit.</p>
<p><strong>Untuk anak lebih dari 5 – 10 tahun dengan berat badan 15 – 25 kg.</strong></p>
<p>-1 jam pertama 20 ml / kg BB / jam atau 5 tetes / kg BB / menit ( infus set 1 ml = 20 tetes ).</p>
<p>-16 jam berikutnya 105 ml / kg BB oralit per oral.</p>
<p><strong>c. Diatetik ( pemberian makanan ).</strong></p>
<p>Terapi diatetik adalah pemberian makan dan minum khusus kepada klien dengan tujuan meringankan, menyembuhkan serta menjaga kesehatan klien.</p>
<p>Hal – hal yang perlu diperhatikan :</p>
<ul>
<li>· Memberikan Asi.</li>
<li>· Memberikan bahan makanan yang mengandung cukup      kalori,protein,mineral dan vitamin, makanan harus bersih.</li>
</ul>
<p><strong>d. Obat-obatan.</strong></p>
<p>· Obat anti sekresi.</p>
<p>· Obat anti spasmolitik.</p>
<p>· Obat antibiotik.</p>
<p><strong>Pemeriksaan Penunjang</strong><strong></strong></p>
<p><strong>a. Pemeriksaan laboratorium.</strong></p>
<p>· Pemeriksaan tinja.</p>
<p>· Pemeriksaan gangguan keseimbangan asam basa dalam darah astrup, bila memungkinkan dengan menentukan PH keseimbangan analisa gas darah atau astrup, bila memungkinkan.</p>
<p>· Pemeriksaan kadar ureum dan creatinin untuk mengetahui fungsi ginjal.</p>
<p><strong>b. Pemeriksaan elektrolit intubasi duodenum</strong> untuk mengetahui jasad renik atau parasit secara kuantitatif, terutama dilakukan pada klien diare kronik.</p>
<p><strong>Tumbuh Kembang Anak</strong><strong></strong></p>
<p>Berdasarkan pengertian yang didapat,penulis menguraikan tentang pengertian dari pertumbuhan adalah berkaitan dengan masa pertumbuhan dalam besar, jumlah, ukuran atau dengan dimensi tentang sel organ individu, sedangkan perkembangan adalah menitik beratkan pada aspek perubahan bentuk atau fungsi pematangan organ individu termasuk perubahan aspek dan emosional.</p>
<p>Anak adalah merupakan makhluk yang unik dan utuh, bukan merupakan miniatur orang dewasa, atau kekayaan orang tua yang nilainya dapat dihitung secara ekonomi.</p>
<p>Tujuan keperawatan anak adalah meningkatkan maturasi yang sehat bagi anak, baik secara fisik, intelektual dan emosional secara sosial dan konteks keluarga dan masyarakat.</p>
<p><strong>Tumbuh kembang pada bayi usia 6 bulan.</strong></p>
<p><strong>a. </strong><strong>Motorik halus.</strong></p>
<p>1. Mulai belajar meraih benda-benda yang ada didalam jangkauan ataupun diluar.</p>
<p>2. Menangkap objek atau benda-benda dan menjatuhkannya</p>
<p>3. Memasukkan benda kedalam mulutnya.</p>
<p>4. Memegang kaki dan mendorong ke arah mulutnya.</p>
<p>5. Mencengkram dengan seluruh telapak tangan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>b.         Motorik kasar.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1. Mengangkat kepala dan dada sambil bertopang tangan.</p>
<p>2. Dapat tengkurap dan berbalik sendiri.</p>
<p>3. Dapat merangkak mendekati benda atau seseorang.</p>
<p><strong>c.         Kognitif.</strong></p>
<p>a. Berusaha memperluas lapangan.</p>
<p>b. Tertawa dan menjerit karena gembira bila diajak bermain.</p>
<p>c. Mulai mencari benda-benda yang hilang.</p>
<p>d. Bahasa.</p>
<p>Mengeluarkan suara ma.. pa.. ba.. walaupun kita berasumsi ia sudah dapat memanggil kita, tetapi sebenarnya ia sama sekali belum mengerti.</p>
<p><strong>Dampak Hospitalisasi terhadap Anak</strong><strong></strong></p>
<p>a. Separation ansiety</p>
<p>b. Tergantung pada orang tua</p>
<p>c. Stress bila berpisah dengan orang yang berarti</p>
<p>d. Tahap putus asa : berhenti menangis, kurang aktif, tidak mau makan, main, menarik diri, sedih, kesepian dan apatis</p>
<p>e. Tahap menolak : Samar-samar seperti menerima perpisahan, menerima hubungan dengan orang lain dan menyukai lingkungan</p>
<p><strong>Pengkajian Keperawatan</strong><strong></strong></p>
<p>Pengkajian yang sistematis meliputi pengumpulan data, analisa data dan penentuan masalah. Pengumpulan data diperoleh dengan cara intervensi, observasi, pemeriksaan fisik. Pengkaji data menurut Cyndi Smith Greenberg, 1992 adalah :</p>
<p>1. Identitas klien.</p>
<p>2. Riwayat keperawatan.</p>
<p>· Awalan serangan : Awalnya anak cengeng,gelisah,suhu tubuh meningkat,anoreksia kemudian timbul diare.</p>
<p>· Keluhan utama : Faeces semakin cair,muntah,bila kehilangan banyak air dan elektrolit terjadi gejala dehidrasi,berat badan menurun. Pada bayi ubun-ubun besar cekung, tonus dan turgor kulit berkurang, selaput lendir mulut dan bibir kering, frekwensi BAB lebih dari 4 kali dengan konsistensi encer.</p>
<p>3. Riwayat kesehatan masa lalu.</p>
<p>Riwayat penyakit yang diderita, riwayat pemberian imunisasi.</p>
<p>4. Riwayat psikososial keluarga.</p>
<p>Hospitalisasi akan menjadi stressor bagi anak itu sendiri maupun bagi keluarga, kecemasan meningkat jika orang tua tidak mengetahui prosedur dan pengobatan anak, setelah menyadari penyakit anaknya, mereka akan bereaksi dengan marah dan merasa bersalah.</p>
<p>5. Kebutuhan dasar.</p>
<p>· Pola eliminasi : akan mengalami perubahan yaitu BAB lebih dari 4 kali sehari, BAK sedikit atau jarang.</p>
<p>· Pola nutrisi : diawali dengan mual, muntah, anopreksia, menyebabkan penurunan berat badan pasien.</p>
<p>· Pola tidur dan istirahat akan terganggu karena adanya distensi abdomen yang akan menimbulkan rasa tidak nyaman.</p>
<p>· Pola hygiene : kebiasaan mandi setiap harinya.</p>
<p>· Aktivitas : akan terganggu karena kondisi tubuh yang lemah dan adanya nyeri akibat distensi abdomen.</p>
<p>6. Pemerikasaan fisik.</p>
<p>a. Pemeriksaan psikologis : keadaan umum tampak lemah, kesadaran composmentis sampai koma, suhu tubuh tinggi, nadi cepat dan lemah, pernapasan agak cepat.</p>
<p>b. Pemeriksaan sistematik :</p>
<p>· Inspeksi : mata cekung, ubun-ubun besar, selaput lendir, mulut dan bibir kering, berat badan menurun, anus kemerahan.</p>
<p>· Perkusi : adanya distensi abdomen.</p>
<p>· Palpasi : Turgor kulit kurang elastis</p>
<p>· Auskultasi : terdengarnya bising usus.</p>
<p>c. Pemeriksaan tingkat tumbuh kembang.</p>
<p>d. Pada anak diare akan mengalami gangguan karena anak dehidrasi sehingga berat badan menurun.</p>
<p>e. Pemeriksaan penunjang.</p>
<p>f.Pemeriksaan tinja, darah lengkap dan duodenum intubation yaitu untuk mengetahui penyebab secara kuantitatip dan kualitatif.</p>
<p><strong>Diagnosa Keperawatan GE</strong><strong></strong></p>
<p>1. Defisit volume cairan dan elektrolit kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan output cairan yang berlebihan.</p>
<p>2. Gangguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan mual dan muntah.</p>
<p>3. Gangguan integritas kulit berhubungan dengan iritasi, frekwensi BAB yang berlebihan.</p>
<p>4. Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan distensi abdomen.</p>
<p>5. Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang penyakit, prognosis dan pengobatan.</p>
<p>6. Cemas berhubungan dengan perpisahan dengan orang tua, prosedur yang menakutkan.</p>
<p><strong>Intervensi</strong><strong></strong></p>
<p><strong>Diagnosa 1. </strong></p>
<p>Defisit volume cairan dan elektrolit kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan output cairan yang berlebihan.</p>
<p>Tujuan :</p>
<p>Devisit cairan dan elektrolit teratasi</p>
<p>Kriteria hasil:</p>
<p>Tanda-tanda dehidrasi tidak ada, mukosa mulut dan bibir lembab, balan cairan seimbang</p>
<p>Intervensi :</p>
<p>Observasi tanda-tanda vital. Observasi tanda-tanda dehidrasi. Ukur input dan output cairan (balan cairan). Berikan dan anjurkan keluarga untuk memberikan minum yang banyak kurang lebih 2000 – 2500 cc per hari. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian therapi cairan, pemeriksaan lab elektrolit. Kolaborasi dengan tim gizi dalam pemberian cairan rendah sodium.</p>
<p><strong>Diagnosa 2. </strong></p>
<p>Gangguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubuingan dengan mual dan muntah.</p>
<p>Tujuan :</p>
<p>Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi teratasi</p>
<p>Kriteria hasil :</p>
<p>Intake nutrisi klien meningkat, diet habis 1 porsi yang disediakan, mual, muntah tidak ada.</p>
<p>Intervensi :</p>
<p>Kaji pola nutrisi klien dan perubahan yang terjadi. Timbang berat badan klien. Kaji faktor penyebab gangguan pemenuhan nutrisi. Lakukan pemeriksaan fisik abdomen (palpasi, perkusi, dan auskultasi). Berikan diet dalam kondisi hangat dan porsi kecil tapi sering. Kolaborasi dengan tim gizi dalam penentuan diet klien.</p>
<p><strong>Diagnosa 3. </strong></p>
<p>Gangguan integritas kulit berhubungan dengan iritasi, frekwensi BAB yang berlebihan.</p>
<p>Tujuan :</p>
<p>Gangguan integritas kulit teratasi</p>
<p>Kriteria hasil :</p>
<p>Integritas kulit kembali normal, iritasi tidak ada, tanda-tanda infeksi tidak ada</p>
<p>Intervensi :</p>
<p>Ganti popok anak jika basah. Bersihkan bokong secara perlahan menggunakan sabun non alkohol. Beri zalp seperti zinc oxsida bila terjadi iritasi pada kulit. Observasi bokong dan perineum dari infeksi. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian therapi antifungi sesuai indikasi.</p>
<p><strong>Diagnosa 4. </strong></p>
<p>Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan distensi abdomen.</p>
<p>Tujuan :</p>
<p>Nyeri dapat teratasi</p>
<p>Kriteria hasil :</p>
<p>Nyeri dapat berkurang / hilang, ekspresi wajah tenang</p>
<p>Intervensi :</p>
<p>Observasi tanda-tanda vital. Kaji tingkat rasa nyeri. Atur posisi yang nyaman bagi klien. Beri kompres hangat pada daerah abdomen. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian therapi analgetik sesuai indikasi.</p>
<p><strong>Diagnosa 5. </strong></p>
<p>Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang penyakit, prognosis dan pengobatan.</p>
<p>Tujuan</p>
<p>Pengetahuan keluarga meningkat</p>
<p>Kriteria hasil :</p>
<p>Keluarga klien mengerti dengan proses penyakit klien, ekspresi wajah tenang, keluarga tidak banyak bertanya lagi tentang proses penyakit klien.</p>
<p>Intervensi :</p>
<p>Kaji tingkat pendidikan keluarga klien. Kaji tingkat pengetahuan keluarga tentang proses penyakit klien. Jelaskan tentang proses penyakit klien dengan melalui pendidikan kesehatan. Berikan kesempatan pada keluarga bila ada yang belum dimengertinya. Libatkan keluarga dalam pemberian tindakan pada klien.</p>
<p><strong>Diagnosa 6. </strong></p>
<p>Cemas berhubungan dengan perpisahan dengan orang tua, prosedur yang menakutkan.</p>
<p>Tujuan :</p>
<p>Klien akan memperlihatkan penurunan tingkat kecemasan</p>
<p>Intervensi :</p>
<p>Kaji tingkat kecemasan klien. Kaji faktor pencetus cemas. Buat jadwal kontak dengan klien. Kaji hal yang disukai klien. Berikan mainan sesuai kesukaan klien. Libatkan keluarga dalam setiap tindakan. Anjurkan pada keluarga untuk selalu mendampingi klien.</p>
<p><strong>Evaluasi</strong><strong></strong></p>
<p>1. Volume cairan dan elektrolit kembali normal sesuai kebutuhan.</p>
<p>2. Kebutuhan nutrisi terpenuhi sesuai kebutuhan tubuh.</p>
<p>3. Integritas kulit kembali normal.</p>
<p>4. Rasa nyaman terpenuhi.</p>
<p>5. Pengetahuan kelurga meningkat.</p>
<p>6. Cemas pada klien teratasi.</p>
<p><strong>Daftar Pustaka</strong><strong></strong></p>
<p>Carpenito, L.J., (1999). Rencana Asuhan &amp; Dokumentasi Keperawatan. Ed. 2 Jakarata : EGC</p>
<p>Dongoes (2000). Diagnosa Keperawatan. Ed. 8. Jakarta : EGC</p>
<p>Makalah Kuliah . Tidak diterbitkan.</p>
<p>Mansjoer, Arif., et all. (1999). Kapita Selekta Kedokteran. Fakultas Kedokteran UI : Media Aescullapius.</p>
<p>Pitono Soeparto, dkk. (1997). Gastroenterologi Anak. Surabaya : GRAMIK FK Universitas Airlangga.</p>
<p>Price, Anderson Sylvia. (1997) Patofisiologi. Ed. I. Jakarata : EGC.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keperawatankita.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keperawatankita.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keperawatankita.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keperawatankita.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keperawatankita.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keperawatankita.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keperawatankita.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keperawatankita.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keperawatankita.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keperawatankita.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keperawatankita.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keperawatankita.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keperawatankita.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keperawatankita.wordpress.com/247/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=247&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/12/14/diare-dibahas-secara-tuntas-askep/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5257a067b2abff23497a8735253fdd07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keperawatankita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/12/diare1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">diare alias modol</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/12/mekanisme_diare.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mekanisme_diare</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>E-Book : Anatomy &amp; Physiology Made Incredibly Visual! (Incredibly Easy! Series)</title>
		<link>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/07/25/e-book-anatomy-physiology-made-incredibly-visual-incredibly-easy-series/</link>
		<comments>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/07/25/e-book-anatomy-physiology-made-incredibly-visual-incredibly-easy-series/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 15:52:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keperawatankita</dc:creator>
				<category><![CDATA[E-book gratis]]></category>
		<category><![CDATA[anatomi]]></category>
		<category><![CDATA[body]]></category>
		<category><![CDATA[chm]]></category>
		<category><![CDATA[ebook]]></category>
		<category><![CDATA[file]]></category>
		<category><![CDATA[hotfile]]></category>
		<category><![CDATA[lippincott williams]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[Physiology]]></category>
		<category><![CDATA[rapidshare]]></category>
		<category><![CDATA[tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[visual]]></category>
		<category><![CDATA[wilkins]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keperawatankita.wordpress.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Anatomy &#38; Physiology Made Incredibly Visual! (Incredibly Easy! Series) &#8230;.. e-book ini bisa mengajarkan anda uraian anatomi &#38; Physiologi secara mudah melalui bantuan visul mata anda. Dijamin jika anda serius menekuni buku ini maka anda akan tahu betul mampaat yang &#8230; <a href="http://keperawatankita.wordpress.com/2010/07/25/e-book-anatomy-physiology-made-incredibly-visual-incredibly-easy-series/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=243&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Anatomy &amp; Physiology Made Incredibly Visual! (Incredibly Easy! Series) &#8230;.. e-book ini bisa mengajarkan anda uraian anatomi &amp; Physiologi secara mudah melalui bantuan visul mata anda. Dijamin jika anda serius menekuni buku ini maka anda akan tahu betul mampaat yang besar dari buku ini.</h2>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://i42.tinypic.com/oi54rs.jpg" alt="Anatomy &amp; Physiology Made Incredibly Visual! (Incredibly Easy! Series)" /></p>
<p>Lippincott Williams &amp; Wilkins | 256 pages | CHM | 138 MB</p>
<p>Anatomy &amp; Physiology Made Incredibly Visual! is an innovative new reference that brings clinical subjects to life using a vivid, graphic presentation. Like the Incredibly Easy! series,  the Incredibly Visual! series takes difficult clinical topics and  presents them in a clear, concise, easy-to-understand manner. The highly  visual nature of this book makes anatomy and physiology fundamentals accessible to the reader in a  unique and interesting way that enables quick review and comprehension  as well as practical application.</p>
<p>For each body system, the book logically first presents anatomic fundamentals necessary to understand  the complex physiology of the body. Then physiologic processes are  presented more visually than ever before. This new approach to clinical  content maximizes the power of visual thinking by getting readers as  close to the clinical content as they can get without actually being in  the room with a patient. Complex ideas are broken down into their  component parts, with each component made unmistakably simple in  appealingly colorful and graphic ways. Readers will read less,  understand more, and see things more clearly than ever before.</p>
<p><strong><a id="Y7085214S4" href="void(0);">Hotfile</a></strong><br />
<a href="http://hotfile.com/dl/43443133/9ba5fd7/anatomy_physiology_visual.part1.rar.html">http://hotfile.com/dl/43443133/9ba5fd7/anatomy_physiology_visual.part1.rar.html</a><br />
<a href="http://hotfile.com/dl/43443138/9399e99/anatomy_physiology_visual.part2.rar.html">http://hotfile.com/dl/43443138/9399e99/anatomy_physiology_visual.part2.rar.html</a></p>
<p><strong><a id="Y7085214S3" href="void(0);">Rapidshare</a></strong><br />
<a href="http://rapidshare.com/files/388592258/anatomy_physiology_visual.part1.rar">http://rapidshare.com/files/388592258/anatomy_physiology_visual.part1.rar</a><br />
<a href="http://rapidshare.com/files/388592232/anatomy_physiology_visual.part2.rar">http://rapidshare.com/files/388592232/anatomy_physiology_visual.part2.rar</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keperawatankita.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keperawatankita.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keperawatankita.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keperawatankita.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keperawatankita.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keperawatankita.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keperawatankita.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keperawatankita.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keperawatankita.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keperawatankita.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keperawatankita.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keperawatankita.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keperawatankita.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keperawatankita.wordpress.com/243/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=243&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/07/25/e-book-anatomy-physiology-made-incredibly-visual-incredibly-easy-series/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5257a067b2abff23497a8735253fdd07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keperawatankita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i42.tinypic.com/oi54rs.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anatomy &#38; Physiology Made Incredibly Visual! (Incredibly Easy! Series)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membuat Otak Berpikir Lebih Cerdas, Cepat Dan Bergairah !!!</title>
		<link>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/06/29/membuat-otak-berpikir-lebih-cerdas-cepat-dan-bergairah/</link>
		<comments>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/06/29/membuat-otak-berpikir-lebih-cerdas-cepat-dan-bergairah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 15:06:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keperawatankita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Berita medis]]></category>
		<category><![CDATA[bebas]]></category>
		<category><![CDATA[istirahat]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[sex]]></category>
		<category><![CDATA[tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keperawatankita.wordpress.com/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[Anda perca bahwa otak masih bisa lebih dimaksimalkan ??? &#8230; caranya dengan trik-trik sehari yang biasa anda lakukan namun hanya sedikit orang yang tahu akan mampaatnya, Yu kita telusuri bersama ::: 1. Ambillah dosis EPA secukupnya EPA adalah bahan kimia &#8230; <a href="http://keperawatankita.wordpress.com/2010/06/29/membuat-otak-berpikir-lebih-cerdas-cepat-dan-bergairah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=239&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda perca bahwa otak masih bisa lebih dimaksimalkan ??? &#8230; caranya dengan trik-trik sehari yang biasa anda lakukan namun hanya sedikit orang yang tahu akan mampaatnya, Yu kita telusuri bersama :::</p>
<p><a href="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/06/brain_headborder.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-240" title="brain" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/06/brain_headborder.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p>1. Ambillah dosis EPA secukupnya<br />
EPA adalah bahan kimia dalam minyak ikan yang merupakan makanan bagi  otak, setiap orang pasti sudah mengetahuinya, jadi mengapa tidak  memberikannya kapsul minyak ikan setiap hari untuk meningkatkan  kekuatannya. Riset menunjukan bahwa minyak ikan dapat memfasilitasi  peningkatan aktivitas pada otak, memperlancar peredaran darah,  meningkatkan memori dan konsentrasi.</p>
<p>2. Seks secara teratur<br />
Berhubungan seks dapat melepaskan senyawa kimia yang dapat meningkatkan  kekuatan otak, menurut buku terkini “Teach yourself. Training your  brain” yang ditulis oleh pengajar senior dan seorang ahli biologi. Seks  adalah bentuk sempurna dari latihan, yang juga meningkatkan peredaran  darah ke otak. Ia dapat mengurangi stress dan ketegangan yang menurunkan  efisiensi kinerja otak.</p>
<p>3. Kerjakan sebuah teka teki<br />
Teka-teki silang, Sudoku atau yang lainnya dapat membuat otak Anda tetap  pada kondisi terbaik. Sama seperti otot, jika Anda tidak berlatih  secara reguler, ia akan kehilangan kemampuannya untuk bekerja secara  maksimal.</p>
<p>4. Pergi berjalan kaki<br />
Tidak ada yang dapat mengalahkan udara segar yang dapat menyegarkan  pikiran yang dapat mengurangi percakapan mental yang mengganggu logika  dan pikiran konstruktif. Sebuah perjalanan di pinggiran kota, dekat  sungai atau sekedar di taman akan membantu Anda menyingkirkan awan  kelabu dan membantu pikiran Anda tetap jernih.</p>
<p>5. Mempelajari bahasa baru<br />
Mempelajari bahasa baru dapat sindrom dementia (kemunduran otak) sampai  dengan empat tahun menurut artikel yang dimuat pada New Scientist.  Alasan pasti untuk hal ini belum diketahui, namun dipercaya bahwa ia  memiliki hubungan erat dengan peningkatan perdaran darah dan koneksi  saraf yang baik.</p>
<p>6. Tertawa<br />
Tawa bukan saja merupakan obat terbaik, ia juga dapat meningkatkan  fungsi otak dan menstimulasi kedua sisi otak pada saat yang bersamaan.  Pastikan Anda tertawa setiap harinya.</p>
<p>7. Menjadi kreatifif<br />
Melukislah atau pelajari alat musik yang baru, bergabunglah dengan kelas  kesenian walaupun Anda yakin Anda payah dalam hal tersebut. Menjadi  kreatif memungkinkan Anda untuk menemukan solusi baru untuk permasalahan  yang sudah lama dan meningkatkan kesadaran pada saat yang bersamaan.</p>
<p>8. Belajar melempar barang<br />
Riset dari Universitas Regensburg di Jerman memindai otak dari seorang  juggler (pemain sulap yang melemparkan barang) dan menemukan bahwa  kegiatan ini dapat meningkatkan struktur otak. Setelah berlatih selama  tiga bulan, otak akan menunjukan peningkatan signifikan pada dua bagian,  yaitu bagian mid-portal dan posterior intraprietal sulcus kiri.</p>
<p>9. Berhubungan dengan sifat keanak-anakan Anda<br />
Einstein pernah berkata bahwa imajinasi lebih penting daripada  pengetahuan dan ia menggunakannya pada beberapa eksperimen yang akhirnya  membuatnya menemukan perhitungan paling terkenal sepanjang masa  (E=MC2).</p>
<p><a href="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/06/otak.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-241" title="otak" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/06/otak.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p>Cobalah lihat anak-anak, mereka penuh dengan imajinasi, dan mereka  belajar lebih banyak pada tahun-tahun awal kehidupan mereka lebih  daripada apa yang kita pelajari selama satu dekade. Bebaskan pikiran  Anda dari penjara pikiran “seorang dewasa”, Anda akan menemukan cara  berpikir yang belum pernah ada sebelumnya, Anda mungkin akan membuat  penemuan besar yang berikutnya.</p>
<p>Maukah anda menjalankan tehnik-tehnik diatas agar bisa lebih membuat hidup lebih hidup ????</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keperawatankita.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keperawatankita.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keperawatankita.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keperawatankita.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keperawatankita.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keperawatankita.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keperawatankita.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keperawatankita.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keperawatankita.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keperawatankita.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keperawatankita.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keperawatankita.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keperawatankita.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keperawatankita.wordpress.com/239/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=239&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/06/29/membuat-otak-berpikir-lebih-cerdas-cepat-dan-bergairah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5257a067b2abff23497a8735253fdd07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keperawatankita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/06/brain_headborder.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">brain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/06/otak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">otak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengatur Makanan Sesuai Golongan Darah Bisa Membuat Anda Makin Sehat</title>
		<link>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/06/29/mengatur-makanan-sesuai-golongan-darah-bisa-membuat-anda-makin-sehat/</link>
		<comments>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/06/29/mengatur-makanan-sesuai-golongan-darah-bisa-membuat-anda-makin-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 15:00:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keperawatankita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Berita medis]]></category>
		<category><![CDATA[A]]></category>
		<category><![CDATA[ab]]></category>
		<category><![CDATA[b]]></category>
		<category><![CDATA[badan]]></category>
		<category><![CDATA[diet]]></category>
		<category><![CDATA[gemuk]]></category>
		<category><![CDATA[golongan darah]]></category>
		<category><![CDATA[langsing]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[o]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keperawatankita.wordpress.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Buat yang Golongan darah Anda O,  Hindari kacang-kacangan dan mustard. Yang bertipe darah A, hindari produk susu dan daging. Cuplikan diatas hanyalah sekelumit aturan diet yang didasarkan pada golongan darah. Metode yang cukup baru ini masih diperdebatkan para ilmuwan, tapi &#8230; <a href="http://keperawatankita.wordpress.com/2010/06/29/mengatur-makanan-sesuai-golongan-darah-bisa-membuat-anda-makin-sehat/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=235&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buat yang Golongan darah Anda O,  Hindari kacang-kacangan dan mustard. Yang bertipe  darah A, hindari produk susu dan daging. Cuplikan diatas hanyalah sekelumit aturan diet  yang didasarkan pada golongan darah.</p>
<p><a href="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/06/golongan-darah-dot-net.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-236" title="golongan-darah" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/06/golongan-darah-dot-net.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p>Metode yang cukup baru ini masih diperdebatkan para ilmuwan, tapi  pengikutnya sudah banyak. Apa kelemahan dan kelebihannya?</p>
<p>Kegemukan atau berat badan yang berlebih memang mengandung banyak  risiko. Selain tubuh tak nyaman dan penampilan kurang sedap dipandang,  dari sisi medis juga tidak menyehatkan. Data studi Framingham (AS)  menunjukkan bahwa kenaikan berat badan sebesar 10 persen pada pria akan  meningkatkan tekanan darah 6,6 mmHg, gula darah 2 mg/dl, dan kolesterol  11 mg/dl.</p>
<p>&#8220;Karena itu, kalau kegemukan dibiarkan terus, orang bisa menderita  penyakit degeneratif seperti hipertensi, jantung koroner, diabetes, dan  lainnya,&#8221; tutur Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, Dosen Jurusan Gizi Masyarakat  dan Sumber Daya Keluarga IPB, Bogor.</p>
<p>Kalau begitu jelas sekali bahwa berat badan yang berlebihan harus  dikurangi. Dewasa ini ada banyak metode yang ditawarkan berkaitan dengan  cara mengurangi berat badan. Dimulai dari sedot lemak, pembalutan,  minum ramuan herbal atau obat, mandi uap, sampai mengatur pola makan  atau diet. Yang terakhir ini pun masih memiliki cukup banyak ragam.</p>
<p>Tentu saja, setiap metode memiliki kelemahan dan kelebihan  masing-masing. Semua tergantung pada kondisi dan kebutuhan tubuh setiap  pelakunya.</p>
<p>Sekitar tahun 1996 di Amerika diperkenalkan cara baru diet dengan  mendasarkan pada golongan darah si pelaku. Diet ini diperkenalkan oleh  seorang naturopatis dari Stamford, Connecticut, Amerika Serikat, bernama  Dr. Peter J. D’Adamo.</p>
<p>Dalam proses sosialisasinya, teori ini dicerca para ahli, tapi juga  banyak diterapkan orang. Memang ada yang mengatakan bahwa diet macam ini  bermanfaat. Nah, apa itu diet berdasar golongan darah dan apa kelemahan  serta kelebihannya?</p>
<p>Teori Evolusi<br />
Dalam bukunya berjudul &#8220;Eat Right For Your Type&#8221;, Dr. D’Adamo  menyebutkan bahwa manusia yang memiliki tipe darah berbeda pasti  memiliki respon atau tanggapan terhadap makanan yang berbeda pula.<br />
Gagasan ini berakar pada sejarah evolusi, khususnya yang berkaitan  dengan perbedaan golongan darah (O, A, B, dan AB).</p>
<p>Berdasar sejarah evolusi itu disebutkan bahwa sekitar 50.000 sampai  25.000 tahun SM, nenek moyang kita memiliki tipe darah yang sama, yakni  O. Mereka ini adalah para pemburu sejati. Setiap hari makanan pokoknya  daging.</p>
<p>Namun, pada sekitar tahun 25.000 sampai 15.000 SM, ketika gaya hidup  manusia berubah dari pemburu menjadi peramu dan kemudian agraris,  muncullah tipe darah A, sebagai penyesuaian atas kebiasaan yang ada.  Kemudian, akibat percampuran dari berbagai ras dan terjadinya migrasi  dari Afrika ke Eropa, Asia, dan Amerika, tipe darah B muncul.  Selanjutnya di zaman modern yang sudah penuh dengan bermacam manusia,  tipe darah AB baru ada.</p>
<p>Dalam hal ini, Dr. D’Adamo yakin bahwa kemampuan beradaptasi dengan  lingkungan yang dimiliki manusialah yang menyebabkan terjadinya  perubahan tipe darah. Adaptasi yang tentu saja terkait dengan makanan  yang diasup, diyakini D’Adamo menjadi kunci sehat nenek moyang kita.</p>
<p>Karena itu, menurut dia, kalau mau sehat kita mesti makan seperti yang  dilakukan oleh nenek moyang. Misalnya saja, ia memberi rekomendasi bahwa  mereka yang bertipe darah O cocok melakukan diet dengan mengasup lebih  banyak daging, sedangkan untuk golongan darah A mengikuti diet  vegetarian, yakni mengonsumsi makanan rendah lemak.</p>
<p>16 Kategori<br />
Bagaimanakah kesimpulan itu bisa didapat Dr. D’Adamo? Tentu saja  jawabannya lewat penelitian-penelitian yang sudah dilakukannya.<br />
Penelitian selama bertahun-tahun atas tipe darah menunjukkan bahwa ada  efek fisiologis yang muncul akibat lektin yang masuk dalam tubuh. Lektin  adalah protein yang terdapat pada umumnya makanan, khususnya  biji-bijian dari tanaman polong-polongan.</p>
<p>Setiap protein yang terserap tubuh lewat makanan yang kita asup,  menurutnya, masing-masing hanya cocok dengan tipe darah tertentu. Kalau  makanan tersebut lektinnya tidak cocok dengan tipe darah, akan terjadi  bahaya. Bahaya itu berupa menggumpalnya sel darah merah. Proses yang  disebut aglutinasi yang dilakukan lektin inilah yang mengakibatkan  munculnya banyak keluhan kesehatan.</p>
<p>Terkait dengan persoalan inilah, Dr. D’Adamo melakukan penelitian dengan  mengecek reaksi setiap tipe darah terhadap makanan tertentu.  Berdasarkan penelitian ini, ia membuat daftar makanan apa saja yang  cocok dengan tiap-tiap tipe darah.</p>
<p>Bahkan selain tipe darah, masih digolongkan juga makanan berdasarkan  ras. Sebab, menurutnya, tipe darah masing-masing ras berbeda. Ini akibat  dari perbedaan lingkungan yang ditempatinya.</p>
<p>Hasilnya, terdaftar oleh Dr. D’Adamo 16 kategori makanan. Terdiri dari:  daging dan unggas; hasil laut; susu dan telur; minyak dan lemak; kacang  dan biji-bijian; buncis dan polong-polongan; sereal; roti dan aneka kue;  padi-padian dan pasta; sayur-sayuran; buah-buahan; jus dan segala macam  cairan; rempah-rempah dan bumbu; teh-teh herbal; dan bermacam-macam  minuman.</p>
<p>Makanan-makanan ini masih dimasukkan dalam golongan sangat baik, netral,  atau harus dihindari sesuai tipe darah. Golongan sangat baik bisa  diartikan bahwa makanan itu bekerja bagaikan obat. Golongan netral  berarti makanan tersebut bekerja sebagaimana yang pengaruhnya kecil bagi  tubuh. Golongan dihindari berarti makanan bertindak bagaikan racun bagi  tubuh.</p>
<p>Kurang Ilmiah<br />
Program diet ini telah menjadi tren di beberapa negara. Karena itu,  banyak pengikut Dr. D’Adamo yang sudah mencobanya.<br />
Sebagian dari mereka menyatakan bahwa cara diet ini tidak hanya membantu  mengurangi berat badan &#8212; walaupun maksud sebenarnya bukanlah untuk itu  &#8212; juga bisa memperbaiki kondisi kesehatan. Karenanya, buku karangannya  setebal 400 halaman itu menjadi best seller (laris manis) di beberapa  negara.</p>
<p>Banyaknya kesaksian akan manfaat diet ini bukan berarti membuat para  ahli diet dan ilmuwan langsung setuju begitu saja. Banyak pihak,  terutama dari kalangan ilmuwan, menyebutkan bahwa teori Dr. D’Adamo ini  kurang ilmiah.</p>
<p>John McMahon, ND, seorang naturopatis dari Wilton Connecticut, AS,  menyatakan bahwa teori itu masih harus diteliti lebih lanjut. Dikatakan  John bahwa penelitian Dr. D’Adamo atas pengaruh lektin terhadap makanan  dijalankan di luar tubuh, maksudnya hanya dilakukan di sebuah tabung  uji. Padahal, semestinya harus diteliti dalam tubuh.</p>
<p>Selain itu, efek lektin makanan yang sudah dimasak juga belum terbukti.  Memang, Dr. D’Adamo melakukan tes terhadap makanan yang belum dimasak.  Namun, bukankah makanan yang diasup biasanya sudah dimasak?</p>
<p>Sikap dan pernyataan yang sama juga diungkapkan John Foreyt, Ph.D,  ilmuwan dari Baylor College of Medicine di Houston, AS. &#8220;Walaupun teori  ini sudah lama dibicarakan dan diteliti, tidak ada kesimpulan yang  didapat. Tidak ada kaitannya antara tipe darah dan penyakit tertentu.  Ini adalah loncatan kesimpulan yang masih perlu diteliti lebih lanjut,&#8221;  tutur Andrea Wiley, Ph.D, profesor antropologi dari James Madison  University di Harrisonburg.</p>
<p>Bahkan Dr. Samuel Oetoro,MS., ahli gizi dari Klinik Nutrifit di Jakarta  menambahkan bahwa penelitian yang dilakukan Dr. D’Adamo tidak memenuhi  standar penelitian ilmiah. Teori yang diajukannya hanya berdasar bukti  empiris atau pengalaman yang dijalankan orang. &#8220;Jelas itu tidak cukup,&#8221;  tuturnya.</p>
<p>Padahal, kalau sebuah teori hendak dijadikan pegangan, mesti melewati  proses penelitian tingkat tertinggi yang disebut Prospectif Double Blind  Randomize Clinical Trial. Maksudnya, penelitian tersebut mesti  dilakukan dengan objek yang diambil secara acak (random).</p>
<p>&#8220;Yang terjadi pada Dr. D’Adamo tidak demikian. Orang yang diteliti sudah  ditentukan, yakni mereka yang pernah datang ke kliniknya. Mereka pun  sudah tahu kalau menjalani diet tipe ini, padahal semestinya tidak  demikian,&#8221; papar Dr. Samuel.</p>
<p>Selain acak, pasien harus dibagi dalam dua kelompok, mereka yang  menjalankan diet dan tidak. Untuk itu pasien tidak boleh tahu bahwa  mereka dibagi dalam dua kelompok. Bahkan mereka juga tidak boleh tahu  (blind) kalau sedang diteliti. Juga tidak boleh tahu kalau sedang  menjalani diet model ini. Setelah beberapa waktu, hasilnya baru  dibandingkan. Dengan alasan kurang ilmiah inilah, bisa dipahami bahwa  diet ini tidak dianjurkan oleh ahli gizi.</p>
<p>Gizi Seimbang<br />
Bagi banyak ahli gizi di Indonesia, juga di negara-negara lain, diet  yang terbaik untuk dijalankan sampai saat ini adalah dengan gizi  seimbang.<br />
Dr. Samuel menjelaskan bahwa diet gizi seimbang adalah mengasup makanan  dengan kandungan protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.</p>
<p>Makanan yang kita asup setiap hari mesti lengkap mengandung semua unsur  tersebut. Misalnya, hari ini kita mengonsumsi nasi untuk sumber  karbohidrat, tempe atau daging untuk kebutuhan protein, sayur buncis dan  wortel untuk kebutuhan vitamin dan mineral, serta minum susu untuk  kebutuhan lemaknya. Hari selanjutnya bahannya bisa variasi. Yang jelas,  tidak membosankan, tapi juga jangan sampai tidak seimbang.</p>
<p>Pendapat sama juga diungkapkan Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan. Menurutnya,  berbagai macam diet yang ditawarkan sering tidak sesuai dengan kebutuhan  masing-masing orang.</p>
<p>&#8220;Setiap individu itu unik dan berbeda. Karenanya, apa yang cocok untuk  seseorang belum tentu cocok untuk orang lain. Kebutuhan nutrisi setiap  orang tergantung pada usia, tingkat stres, jenis kelamin, berat badan,  faktor emosional, latihan fisik yang dijalankan, dan penyakit yang  diderita,&#8221; sebut Prof. Ali.</p>
<p>Karena itu, setiap orang mesti paham benar dengan dirinya. Tipe darah  bisa dipakai sebagai tambahan informasi untuk mengenali diri, tapi  jangan digunakan sebagai patokan dasar. Kalau kurang paham, kita bisa  berkonsultasi dengan ahli gizi bagaimana menyikapi diri sendiri. &#8220;Yang  jelas, setiap hari gizi seimbang dengan variasinya mesti dijalani,&#8221;  tutur Dr. Samuel.</p>
<p>Khas Pemburu Sampai Sensitif<br />
Berdasar penelitiannya, Dr. D’Adamo membuat kesimpulan untuk  masing-masing tipe darah, sebagai berikut:</p>
<p>Tipe darah O, yang disebut sebagai pemburu, memiliki ciri khas:<br />
- Sistem kekebalannya berlebihan.<br />
- Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein dan rendah  karbohidrat, seperti daging, buah, ikan, sayuran.<br />
- Tidak cocok bila berdiet dan mudah beradaptasi dengan lingkungan.<br />
- Respon yang baik atas stres bisa ditanggapi dengan aktivitas fisik.<br />
- Memiliki risiko terkena penyakit yang disebabkan oleh radang dan  kerusakan organ seperti arthritis bila makanan yang diasup tidak sesuai.</p>
<p>Tipe darah A berciri khas:<br />
- Jalur pencernaan cukup sensitif.<br />
- Dianjurkan menjadi vegetarian atau makan tinggi karbohidrat dan rendah  lemak.<br />
- Stres biasanya bisa diatasi lewat meditasi.<br />
- Sistem kekebalan tubuhnya tidak sekuat tipe O.</p>
<p>Tipe Darah B berciri khas:<br />
- Dianjurkan untuk melakukan diet dengan berbagai variasi dari semua  tipe darah termasuk di dalamnya daging.<br />
- Tipe darah ini sangat cocok dengan asupan produk susu.<br />
- Dianjurkan juga menjalani latihan gerak seperti renang dan jalan kaki.<br />
- Bila makanan yang diasup tidak sesuai dengan tipe ini, diduga risiko  terkena virus yang bisa menyerang sistem saraf sangat tinggi.<br />
- Memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat.<br />
- Bila seseorang bertipe ini stres, akan sangat cocok bila diatasi  dengan melakukan pekerjaan yang membutuhkan kreativitas.<br />
- Tipe darah ini adalah tipe yang paling seimbang.</p>
<p>Tipe Darah AB berciri khas:<br />
- Memiliki jalur pencernaan yang sensitif.<br />
- Sistem kekebalan tubuh sangatlah toleran.<br />
- Respon yang paling baik terhadap stres biasanya dengan melakukan  kegiatan spiritual dibarengi dengan aktivitas fisik dan kreativitas.<br />
- Masih dalam tahap evolusi.<br />
- Paling mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan dan bentuk  diet.<br />
- Bentuk gabungan dari tipe A dan B</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keperawatankita.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keperawatankita.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keperawatankita.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keperawatankita.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keperawatankita.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keperawatankita.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keperawatankita.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keperawatankita.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keperawatankita.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keperawatankita.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keperawatankita.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keperawatankita.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keperawatankita.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keperawatankita.wordpress.com/235/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=235&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/06/29/mengatur-makanan-sesuai-golongan-darah-bisa-membuat-anda-makin-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5257a067b2abff23497a8735253fdd07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keperawatankita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/06/golongan-darah-dot-net.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">golongan-darah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengaruh rokok pada kesehatan anak</title>
		<link>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/02/22/pengaruh-rokok-pada-kesehatan-anak/</link>
		<comments>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/02/22/pengaruh-rokok-pada-kesehatan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 07:14:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keperawatankita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[asap. anak]]></category>
		<category><![CDATA[ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keperawatankita.wordpress.com/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[Dimana-mana kita bisa melihat asap kendaraan, asap pabrik, debu jalanan,dll. Tapi tahukah anda yang paling bisa menyebabkan kematian dan bahkan merusak prilaku seseorang ? &#8230;.. jawabnya ya rokok !!!! Riset dilakukan di Eropa dan menemukan bahwa anak-anak yang orang tuanya &#8230; <a href="http://keperawatankita.wordpress.com/2010/02/22/pengaruh-rokok-pada-kesehatan-anak/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=229&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dimana-mana kita bisa melihat asap kendaraan, asap pabrik, debu jalanan,dll. Tapi tahukah anda yang paling bisa menyebabkan kematian dan bahkan merusak prilaku seseorang ? &#8230;.. jawabnya ya rokok !!!!</p>
<p>Riset dilakukan di Eropa dan menemukan bahwa <a href="http://keperawatankita.wordpress.com/2010/02/22/anak-hiperaktif-mungkin-saja-dari-asap-rokok/" target="_blank">anak-anak yang orang tuanya</a> perokok mempunyai risiko terkena penyakit <a href="http://keperawatankita.wordpress.com/2010/02/09/bronkitis-2/" target="_blank">bronchitis</a> dan kanker paru-paru lebih besar timbang anak-anak yang orang tuanya bukan perokok. Berbagai penyakit lain juga akan berisiko muncul pada anak di masa pertumbuhannya dibandingkan dengan anak-anak yang orang tuanya bukan perokok. Laporan riset terbit pada 28 Januari di sebuah jurnal online The British Medical Journal.</p>
<p><a href="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/02/smoke.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-230" title="smoke" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/02/smoke.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p>Riset sebelumnya memang telah menunjukkan adanya risiko kecil bagi perokok dan lingkungannya. Namun, riset kali ini lain, “salah satu dan beberapa prospek riset ini memberi informasi tentang munculnya berbagai penyakit secara kolektif,” kata periset Dr Paolo Vineis, profesor epidemi lingkungan di Imperial College London.</p>
<p>Riset melibatkan responden dalam jumlah besar. Lebih dari 123 ribu di 10 negara Eropa. Mereka bukan perokok, tetapi hidup di lingkungan perokok. Sebut saja mereka sebagai perokok pasif. Riset dilakukan selama tujuh tahun. Selama tujuh tahun riset itu, 97 orang didiagnosa mengidap kanker paru-paru, 20 orang didiagnosa menderita kanker berhubungan dengan sistem pernapasan, dan 14 orang lainnya dinyatakan meninggal karena menderita gangguan paru-paru kronis atau disebut sebagai emphysema.</p>
<p><a href="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/02/93al.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-231" title="emphysema" src="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/02/93al.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p>Munculnya risiko terkena kanker paru-paru sangat kentara pada anak-anak yang orang tuanya merokok. Dr Paolo Vineis mengatakan dari mereka yang tidak merokok tetapi sering berada di lingkungan penuh asap rokok memang menunjukkan tingkat risiko yang lebih kecil terkena kanker paru-paru.</p>
<p>Riset juga menemukan kesimpulan bahwa risiko terkena berbagai penyakit berhubungan dengan paru-paru. Anak-anak yang hidup di lingkungan perokok pasif tetap mempunyai risiko sebesar 30% lebih mengidap berbagai penyakit sehubungan dengan paru-paru. Namun, diperkirakan secara konsisten risiko ditemukan pada perokok lebih besar daripada yang bukan perokok.</p>
<p>Temuan riset ini menguatkan kesimpulan yang terdahulu bahwa perokok pasif diketahui dapat mempengaruhi anak-anak. The Environmental Protection Agency (EPA), organisasi lingkungan di Amerika Serikat, memperkirakan orang yang hidup di lingkungan perokok, 15 ribu sampai 30 ribu, kemungkinan memberi pengaruh infeksi pada anak-anak. EPA juga menyimpulkan setiap tahun lebih dari satu juta anak-anak terkena serangan asma. Perokok pasif dapat mengakibatkan fatal pada anak-anak. Di AS, diperkirakan 1.900 sampai dengan 2.700 kasus menimbulkan sindrom kematian setiap tahunnya.</p>
<p>“Umumnya beberapa negara sudah memperkenalkan undang-undang tentang akibat yang ditimbulkan pada perokok pasif,” kata Dr Paolo Vineis. Seperti misalnya negara Italia. Negara ini telah melarang merokok di tempat umum, termasuk bar dan restoran. New York dan kota-kota lain di AS juga telah menerapkan larangan ini. Merokok di rumah memang tidak dapat dilarang. Tetapi, “orang tua seharusnya tidak merokok dekat dengan anak-anak,” imbuh Dr Paolo Vineis memberi saran.</p>
<p>Dr Norman Edelman, konsultan sain untuk American Lung Association, juga menyarankan, “jika anda harus merokok, jangan merokok di ruangan tertutup, apalagi jika dalam ruangan tersebut ada orang lain,” katanya. Satu hal penting yang ditemukan dalam riset baru ini adalah efek panas yang mempengaruhi perokok pasif ternyata lebih besar daripada perokok yang sebenarnya.</p>
<p>Bisakah anda percaya ????</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keperawatankita.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keperawatankita.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keperawatankita.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keperawatankita.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keperawatankita.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keperawatankita.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keperawatankita.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keperawatankita.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keperawatankita.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keperawatankita.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keperawatankita.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keperawatankita.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keperawatankita.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keperawatankita.wordpress.com/229/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keperawatankita.wordpress.com&amp;blog=6491668&amp;post=229&amp;subd=keperawatankita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keperawatankita.wordpress.com/2010/02/22/pengaruh-rokok-pada-kesehatan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5257a067b2abff23497a8735253fdd07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keperawatankita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/02/smoke.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">smoke</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keperawatankita.files.wordpress.com/2010/02/93al.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">emphysema</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
